Brand Ini Peringatkan Pabrik Otomotif Eropa Berisiko Terdampak Wabah

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 10 Februari 2020 | 19:00 WIB
Brand Ini Peringatkan Pabrik Otomotif Eropa Berisiko Terdampak Wabah
Sebuah pabrik perakitan mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Salah satu pabrikan otomotif Eropa yang kini bermitra dengan Amerika Serikat, Fiat Chrysler, menyatakan bahwa wabah Wuhan Coronavirus atau 2019-nCoV dikhawatirkan bakal sanggup menghentikan produksi pabrik mobil Eropa kurun empat minggu.

Dikutip dari BBC News, Fiat secara khusus menyoroti hal ini, karena rantai pasokan komponen bisa berada dalam posisi rawan, utamanya bila mengandalkan pemasok dari China daratan. Alasan itu juga diperkuat dengan fakta bahwa Wuhan sendiri, terkenal di sana sebagai kota otomotif. Yaitu sebuah kawasan di mana para manufaktur otomotif global membangun aneka fasilitas produksi. Mulai membuat mobil, sampai komponen dan suku cadang.

Ilustrasi komponen mobil (Shutterstock).
Ilustrasi komponen mobil (Shutterstock).

Nissan, General Motors, Honda, Renault dan Peugeot, pemilik PSA Group dengan contoh dari para perusahaan yang membuat jalur produksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, dan sejak akhir Januari 2020 tidak beroperasi.

Mike Manley, direktur eksekutif Fiat, terus terang menyatakan kepada Financial Times bahwa ada satu pemasok yang mengalami krisis suku cadang, dan hal ini yang membahayakan lini produksi di Eropa.

Fiat Chrysler sendiri, yang beroperasi di China melalui usaha patungan Guangzhou Automobile Group dan memiliki 0,35 persen pangsa pasar mobil penumpang di China telah mengalami kerugian. Sedangkan Toyota Motor Corporation yang memiliki pabrik di Inggris, menyebutkan terus memantau situasi, semisal rantai produksinya terhambat.

Saat ini, Hyundai sebagai produsen otomotif terbesar Korea Selatan, sekaligus kelima di dunia menyatakan untuk sementara menghentikan jalur produksi di pabrik-pabriknya di negara sendiri, karena kekurangan suku cadang buatan China. Sedangkan Volvo terpaksa mengganti pemasok baterai agar jalur produksi tetap beroperasi.

Itulah yang dikhawatirkan, bila tidak ada pemasok atau rantai suplai komponen otomotif terhambat, maka dari Asia kesulitan produksi kendaraan akan terjadi di Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disusul Toyota, Volkswagen Jadi Merek Mobil Terlaris 2019

Disusul Toyota, Volkswagen Jadi Merek Mobil Terlaris 2019

Otomotif | Senin, 10 Februari 2020 | 13:00 WIB

Produsen Otomotif Produksi Masker untuk Tangkis Wuhan Coronavirus

Produsen Otomotif Produksi Masker untuk Tangkis Wuhan Coronavirus

Otomotif | Senin, 10 Februari 2020 | 09:20 WIB

Ada Wabah Coronavirus, Tesla Belum Ubah Rencana Bangun Pusat Desain

Ada Wabah Coronavirus, Tesla Belum Ubah Rencana Bangun Pusat Desain

Otomotif | Jum'at, 07 Februari 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Duel Panas di Moto3 Catalunya: Kiandra Ramadhipa Sukses Curi Panggung dan Tembus 5 Besar

Duel Panas di Moto3 Catalunya: Kiandra Ramadhipa Sukses Curi Panggung dan Tembus 5 Besar

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB

New GR Yaris Alami Perombakan Demi Peningkatan Handling dan Stabilitas di Jalur Rally

New GR Yaris Alami Perombakan Demi Peningkatan Handling dan Stabilitas di Jalur Rally

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 11:53 WIB

Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya

Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 11:43 WIB

Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya

Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 10:11 WIB

BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok

BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 07:59 WIB

Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson

Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:15 WIB

Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor

Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:45 WIB

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:19 WIB

Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap

Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:33 WIB

Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo

Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB