TANTRUM - Karla Bionics, startup binaan ITB, menciptakan tangan palsu prostetik yang bisa membantu kehidupan manusia secara langsung. Tangan palsu ini diberi nama Lengan Prostesis K22BP.
Alat protesis bertenaga tubuh tersebut menggunakan prinsip mekanisme whippletree untuk menciptakan fitur pegangan yang intuitif. Tim Karla Bionics mengadaptasi struktur sepatu lari untuk membuat soket yang adaptif dan nyaman.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan alat ini adalah polyvinyl chloride yang diproses dengan teknik thermoforming sehingga dapat terlihat seperti 'bionik'. Pemanfaatan dari bahan polyvinyl chloride ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri pengguna.
Pengaplikasian Lengan Prostesis K22BP dilakukan kepada pengguna produk atau pilot yaitu seorang rock drummer yang juga seorang tuna daksa bernama Yayat Supriyatna.
Yayat Supriyatna telah bekerja sama dengan Karla Bionics selama 3 tahun untuk mengembangkan tangan prostetik yang inovatif.
Melalui perjalanannya bersama Karla Bionics, Yayat percaya bahwa kondisi yang ia alami bukanlah suatu kelemahan, melainkan suatu keunikan yang dapat membuka banyak kemungkinan untuk dirinya dalam mencapai hal-hal baru.
Bahkan, berkat bantuan Lengan Prostesis K22BP ini, Yayat dapat kembali berkarya dengan menciptakan drum cover di Youtube.
Berbagai hasil karya Yayat Supriyatna dapat disaksikan melalui Youtube Yayat Supriyatna.
Karla Bionics beranggotakan Dosen Manajemen Rekayasa ITB, Wildan Trusaji, S.T, M.T. (Manajemen Rekayasa 2010) serta 3 mahasiswa dan 2 alumni ITB yaitu Sekar Kedaton (Manajemen Rekayasa 2019), Alya Hanun (Manajemen Rekayasa 2019), Andy Lucky (Teknik Elektro 2018), Syaiful Hammam (Desain Produk 2014), dan Nurseptian Pratomo (Teknik Mesin 2010).
“Tim kami memiliki nama Karla Bionics dan juga merupakan startup inkubasi dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB (LPIK-ITB),” ujar Sekar Kedaton, dikutip dari Humas ITB.
Mereka berhasil menjadi inovator yang berhasil menciptakan dan mengimplementasikan alat berupa tangan prostetik untuk membantu kehidupan manusia secara langsung.