Pejabat The Fed Cemas Pada Ancaman Pertumbuhan Ekonomi Global

Adhitya Himawan

Kamis, 07 April 2016 | 07:10 WIB
Pejabat The Fed Cemas Pada Ancaman Pertumbuhan Ekonomi Global
Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

Suara.com - Para pembuat kebijakan The Federal Reserve secara luas mencemaskan ancaman pertumbuhan ekonomi global yang lebih lambat terhadap ekonomi AS. Kecemasan ini tertuang dalam risalah dari pertemuan mereka 15-16 Maret menunjukkan pada Rabu (6/4/2016).

Ketika mereka memutuskan menentang kenaikan suku bunga pada pertemuan itu, beberapa juga memperingatkan upaya menentang kenaikan pada April. Mereka mengingatkan bahwa saat ini ada kondisi yang urgen atas kondisi-kondisi moneter AS. Risalah tersebut mengatakan penentangan kenaikan suku bunga acuan dianggap sebagai kalangan  yang "tidak berpikir tepat,". 

Risalah menunjukkan sebagian besar dari 17 peserta dalam kajian kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) nyaman dengan laju pertumbuhan ekonomi AS, setuju hal itu akan terus berkembang pada tingkat yang moderat dalam jangka menengah dengan hanya kondisi-kondisi pengetatan moneter "bertahap".

Namun, risalah mengatakan, "peserta umumnya melihat perkembangan ekonomi dan keuangan global terus menimbulkan risiko-risiko terhadap prospek untuk kegiatan ekonomi dan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat." Beberapa menunjuk gejolak pada awal tahun di pasar keuangan dunia dan berpendapat bahwa alasan yang mendasari untuk itu belum pergi menjauh. Mereka juga khawatir tentang pelambatan investasi bisnis dalam negeri dan rencana belanja modal terbatas di sektor korporasi.

Panel FOMC, dipimpin oleh Ketua Fed Janet Yellen, secara umum lebih terpecah tentang apakah kenaikan lapangan pekerjaan baru-baru ini dan beberapa tanda-tanda inflasi lebih kuat cukup untuk meningkatkan suku bunga acuan federal fund The Fed.

Beberapa melihat negara itu mendekati kesempatan kerja penuh (full employment) dan pada risiko lonjakan dalam harga, sementara yang lain melihat tanda-tanda pelemahan berlanjut.

Tapi yang paling disukai untuk tetap berhati-hati dan menunda kenaikan suku bunga, mencatat bahwa dengan suku bunga federal fund hampir di atas nol pada 0,25-0,50 persen, The Fed telah membatasi pilihan untuk membantu perekonomian jika melemah.

Banyak kelompok mencatat bahwa FOMC "terus memiliki sedikit ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui cara konvensional jika kegiatan ekonomi atau inflasi berubah menjadi melemah secara material daripada yang diantisipasi," kata catatan Risalah The Fed.

Di sisi lain, mereka "bisa menaikkan suku bunga dengan cepat jika ekonomi tampak terlalu panas atau jika inflasi meningkat secara signifikan lebih cepat daripada yang diantisipasi." Dari 10 anggota kelompok pemberi suara, sembilan mendukung mempertahankan kebijakan tidak berubah, sementara hanya satu, Esther George, berbeda pendapat, menyerukan kenaikan suku bunga ketika itu juga.

George berpendapat, menurut risalah, bahwa meskipun masalah-masalah di luar negeri dan volatilitas yang tidak biasa di pasar global, perekonomian AS telah ditutup di atas target-target FOMC sendiri untuk menaikkan suku bunga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:27 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:13 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank

Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:11 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:05 WIB

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:20 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 18:06 WIB

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:03 WIB

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:01 WIB

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:00 WIB

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 17:59 WIB

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

×