BI Dukung Sinergi Aksi Ekonomi Kerakyatan

Adhitya Himawan

Senin, 11 April 2016 | 15:44 WIB
BI Dukung Sinergi Aksi Ekonomi Kerakyatan
Presiden Jokowi kunjungi Brebes di Jawa Tengah, Senin (11/4/2016). [Antara/Oky Lukmansyah]

Bank Indonesia (BI) melalui program pengendalian inflasi “Sinergi Hulu Hilir Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital” mendukung Program Ekonomi Kerakyatan yang diluncurkan Pemerintah. Program Sinergi Hulu Hilir Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital khususnya kepada Kelompok Tani Bawang Merah tersebut menjadi tema Bank Indonesia dalam kegiatan “Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat” yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada hari ini, Senin (11/4/2016) di Sub Terminal Agropolitan Kec. Larangan, Brebes. Program Ekonomi Kerakyatan yang diresmikan hari ini merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Negara dan Kementeriaan terkait, serta BUMN dan swasta.

Dalam rangka pelaksanaan tugas BI menjaga stabilitas harga, BI memiliki Progam Pengendalian Inflasi melalui pengembangan komoditas pangan yang berkontribusi pada inflasi atau disebut volatile foods. Pengembangan komoditas dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir dimulai dari penyediaan benih dan pupuk sampai dengan akses pemasaran hasil panen dengan pengkayaan berupa penyediaan informasi harga serta digitalisasi dan elektronifikasi untuk transaksi pada setiap tahapan transaksi. "Pengembangan komoditas oleh kelompok petani yang menjadi binaan Bank Indonesia dilakukan berdasarkan teknik pengembangan yang telah terstandarisasi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangan resmi, Senin (11/4/2016).

Untuk itu, dalam acara Ekonomi Untuk Rakyat tersebut, BI menampilkan program dan kegiatan yang diinisiasi dan dikembangkan oleh BI untuk dapat diterapkan secara lebih luas. Pertama, Introduksi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan Peluncuran aplikasi berbasis andorid untuk memantau pergerakan harga dan produksi komoditas, atau Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHaTi) untuk Provinsi Jawa Tengah. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) adalah sistem informasi yang mendiseminasikan harga pangan strategis kepada masyarakat dengan tujuan untuk mengurangi asimetri informasi antara produsen dan konsumen serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pengendalian inflasi di daerah. PIHPS secara nasional sudah berhasil mengintegrasikan data dari 32 provinsi, 127 kabupaten/kota dan 312 pasar dari seluruh Indonesia. Kedua, Pengenalan Training Center Budidaya Bawang di Kab. Brebes. Training Center Budidaya Bawang Merah di Kab. Brebes bertujuan untuk membuka peluang seluas-luasnya kepada stakeholders dari seluruh penjuru tanah air untuk dapat mempelajari budidaya bawang merah dengan dukungan teknologi terkini.

Ketiga, Perluasan akses keuangan melalui Layanan Keuangan Digital (LKD) atau elektronifikasi, dan Pengenalan transaksi elektronis kepada petani. Transaksi elektronis melalui agen Layanan Keuangan Digital (LKD) merupakan inovasi terobosan untuk mendekatkan akses keuangan kepada masyarakat termasuk petani hingga ke pelosok wilayah. LKD memfasilitasi penyelenggara untuk memberikan layanan keuangan masyarakat melalui penggunaan teknologi dan jasa pihak ketiga yang disebut agen LKD. Dalam rangka pengembangan ekosistem non tunai, Bank Indonesia mendorong penggunaan LKD untuk memfasilitasi petani bertransaksi secara non tunai untuk aktivitas usaha komoditas strategis diantaranya bawang merah. Dengan LKD, transaksi pembelian bibit, pupuk, dan pembayaran tenaga kerja penanaman bawang dapat dilakukan secara non tunai. Transaksi non tunai ini akan menjamin keamanan dan efisiensi transaksi petani. Disamping itu petani bawang juga dapat dilibatkan sebagai agen LKD.

Keempat, Penyerahan bantuan benih bawang putih lokal kepada kelompok tani binaan Bank Indonesia. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya Bank Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih dan ingin mengembalikan masa kejayaan bawang putih di tanah air melalui pengembangan UMKM komoditas Bawang Putih. Program pengembangan klaster bawang putih tersebut selain diharapkan dapat menekan inflasi melalui peningkatan produksi juga dapat berperan untuk mengurangi impor komoditas pangan.

"Kedepannya, program Sinergi Hulu Hilir Berbasis Digital ini akan direplikasi kedalam komoditas lainnya, sehingga manfaat dari pengembangan UMKM oleh Bank Indonesia dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan mampu mendukung pengendalian inflasi serta kestabilan harga komoditas," tutup Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×