Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global

Adhitya Himawan

Kamis, 17 November 2016 | 16:05 WIB
Kembangkan BBM Ritel, AKRA Gandeng BP Global
PT AKR Corporindo Tbk. [akr.co.id]

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meneken perjanjian kerja sama dengan dengan BP Global Investments Limited. Perjanjian ini dibentuk melalui anak usaha AKRA, PT Anugrah Krida Retailindo.

Keduanya akan mendirikan perusahaan joint venture untuk membangun dan mengembangkan jaringan ritel Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memasok BBM kualitas premium. Sehingga bisa memberikan tawaran berbeda untuk konsumen Indonesia.

"Permintaan BBM ritel di Indonesia makin berkembang. Sehingga, prospek bisnis ini masih besar," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).

Bisnis AKRA sejauh ini masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak. Hingga Kuartal III 2016, AKRA mencetak pendapatan sebesar Rp 10,9 triliun. Jumlah ini turun 27,14 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 15,03 triliun. Pendapatan AKRA masih didominasi oleh perdagangan dan distribusi BBM sebesar Rp 9,8 triliun. Lalu, pabrikan sebesar Rp442,2 miliar, dan logistik sebesar Rp526,6 miliar.

AKRA juga sudah membukukan pendapatan dari kawasan industri sebesar Rp170,4 miliar. Perseroan memangkas beban pokok dan mencetak laba selisih kurs. Hal ini membuat laba usahanya stabil. Beban keuangan AKRA juga menurun dari Rp84,2 miliar menjadi Rp61,7 miliar. Sehingga, pada periode itu, laba bersih AKRA mencapai Rp 793,19 miliar, turun tipis 6,16 persen year on year (yoy). 

"Kami memprediksi kerja sama ini akan menguntungkan bagi AKRA di jangka panjang. Kami memprediksi dalam jangka pendek AKRA bisa memperoleh kenaikan net profit yang besar dari kawasan industrinya di Gresik," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

J Resources Asia Pasifik Tarik Sisa Pinjaman 205 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:47 WIB

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Apro FInancial Membeli 77,38 Persen Saham Bank Dinar

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:34 WIB

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Menguatnya Harga Komoditas Picu Penguatan IHSG

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 15:13 WIB

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Sepanjang 2016, Bus Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:38 WIB

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 16:52 WIB

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Air BP dan AKR Jalin Kerjasama Joint Venture di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:36 WIB

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Matahari Tingkatkan Kepemilikan Sahamnya di Global Ecommerce

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:13 WIB

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Garap Proyek South Quarter, Intiland Gandeng Reco Kris

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:48 WIB

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:19 WIB

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis Sewa Properti Pakuwon Jati Diprediksi Makin Moncer

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 09:26 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB