Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

OJK Klaim Likuiditas Perbankan Membaik karena Tax Amnesty

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 05 April 2017 | 16:29 WIB
OJK Klaim Likuiditas Perbankan Membaik karena Tax Amnesty
Ketua OJK Muliaman D. Hadad dan Kepala BNN Budi Waseso. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan pascaberakhirnya program pengampunan pajak atau tax amnesty memberikan dampak positif bagi industri perbankan. Tax amnesty berakhir 31 Maret 2017.

Muliaman mengatakan program tersebut telah memperbaiki likuditas yang ada diperbankan.

"Semua berjalan dengan baik, dampaknya juga positif. Likuiditas diperbankan juga baik kok," kata Muliaman di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Dana tax amnesty, termasuk dana repatriasi, saat ini masih menumpuk di perbankan. Jumlah dana repatriasi yang masuk ke sistem perbankan tercatat sebesar Rp103 triliun. Dengan dana ini diharapkan bisa menambah amunisi bank untuk penyaluran kredit.

"Apalagi seperti saya sampaikan, mayoritas dananya juga masih ada di bank. Jadi program tax amnesty memperbaiki likuiditas perbankan dan saya harap mudah-mudahan ini karena kemudian menjadi landasan memperbanyak repatriasi baik di luar konteks amnesty. Karena investasi di Indonesia berkembang," katanya.

Muliaman pun mengaku optimistis pertumbuhan kredit pada 2017 ini berkisar antara 9 persen sampai 12 persen secara tahunan atau year on year. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa Rasio Loan to Deposit pascatax amnesty ini.

"Pokoknya terus dipantau pergerakannya. LDR baik, Liquidity Coverage (LCR) juga baik, net stable funding ratio juga baik. So far dalam keadaan baik, tapi tentu saja bukan berarti kita kemudian tidak berhati-hati, tentu aja akan selalu dipantau," ujar Muliaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sarmuji: Revisi UU KUP Bagian Dari Reformasi Perpajakan

Sarmuji: Revisi UU KUP Bagian Dari Reformasi Perpajakan

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 19:18 WIB

Dirjen Pajak: Pemegang Kartu Kredit Jangan Resah

Dirjen Pajak: Pemegang Kartu Kredit Jangan Resah

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 14:31 WIB

Kantor Pajak Buka 24 Jam di Hari Terakhir Tax Amnesty

Kantor Pajak Buka 24 Jam di Hari Terakhir Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 12:21 WIB

Total Harta yang Dideklarasikan Dalam Tax Amnesty Rp4.669 Triliun

Total Harta yang Dideklarasikan Dalam Tax Amnesty Rp4.669 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:24 WIB

Mulai 31 Maret Ditjen Pajak Intip Data Kartu Kredit Nasabah

Mulai 31 Maret Ditjen Pajak Intip Data Kartu Kredit Nasabah

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 17:43 WIB

Asyik, Batas Waktu Lapor SPT Pribadi Diperpanjang 21 April 2017

Asyik, Batas Waktu Lapor SPT Pribadi Diperpanjang 21 April 2017

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:58 WIB

Jelang Tax Amnesty Berakhir, Dana Tebusan Capai Rp123,64 Triliun

Jelang Tax Amnesty Berakhir, Dana Tebusan Capai Rp123,64 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:53 WIB

Jelang Berakhirnya Tax Amnesty

Jelang Berakhirnya Tax Amnesty

Foto | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:26 WIB

Setelah Tax Amnesty Berakhir, 'Intelijen' Memburu Wajib Pajak

Setelah Tax Amnesty Berakhir, 'Intelijen' Memburu Wajib Pajak

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:20 WIB

Sri Mulyani, Menteri Keuangan Terbaik Se-Asia!

Sri Mulyani, Menteri Keuangan Terbaik Se-Asia!

Video | Senin, 27 Maret 2017 | 16:27 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB