Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Saham Perusahaan Infrastruktur Diprediksi Sepi 6 Bulan ke Depan

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 16 Juni 2017 | 05:12 WIB
Saham Perusahaan Infrastruktur Diprediksi Sepi 6 Bulan ke Depan
Pergerakan saham di salah satu perusahaan jasa sekuritas di Jakarta, Jumat (24/3). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Fahmi Hafel, memprediksi saham perusahaan kontraktor infrastruktur yang sudah terdaftar di bursa saham akan sulit meningkat selama enam bulan ke depan. Pasalnya, pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran yang cukup besar untuk sektor infrastruktur.

Hal tersebut harus menjadi pertimbangan bagi PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) terhadap saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS).

"Di mana TOPS merupakan perusahaan kontraktor yang baru pasti akan melantai di bursa saham, dan sepertinya akan kurang menarik investor untuk membelinya," kata Fahmi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (15/6/2017).

Apalagi, kata Fahmi, TOPS yang banyak mengerjakan proyek-proyek bangunan dan gedung swasta seperti apartemen, hotel dan lain sebagainya, bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana pemerintah. Tidak hanya itu, TOPS juga beberapa kali dalam mengerjakan proyek pembangunan milik swasta sempat mengalami kesalahan fatal, sejak kontruksinya hingga bangunannya yang ambruk dan menyebabkan luka berat bahkan kematian bagi pekerjanya.

"Seperti pembangunan apartemen Podomoro City Deli, di Jalan Putri Hijau Medan. Dan sebagai pengembangnya, PT Podomoro Land Tbk akan menekankan kontraktor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilakukan oleh PT Totalindo. Tentu ini sebuah contoh yang bisa membuat PT Totalindo merugi," katanya.

Menurut Fahmi, dalam rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO tersebut, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, hasilnya 35 persen akan membayar utang. Dari 35 persen tersebut, Rp174.463.765.543 digunakan untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas pinjaman atau pembiayaan yang diperoleh dari kreditur-kreditur. Sementara lainnya untuk membayar sebagian pinjaman Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk senilai Rp125.953.313.564, untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah Bank Panin Dubai Syariah Tbk senilai Rp31.343.251.819, untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah PT Bank BNI Syariah Rp9.081.863.068, dan Rp8.085.337.092 untuk membayar sebagian pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Sementara sekitar 60 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan, guna mendukung operasi perseroan yang terkait beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bebas bunga pinjaman. Sisanya, sebesar 5 persen untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan di bidang konstruksi melalui pembelian mesin, alat berat dan/atau peralatan konstruksi berupa Aluma System, tower crane, passenger hoist dan concrete pump.

"Penjualan saham TOPS lebih besar digunakan untuk membayar utang pada kreditur. Ini artinya sangat sulit nantinya pemegang saham TOPS akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai saham perdana, apalagi untuk bisa mendapatkan dividen nantinya," kata Fahmi.

Dengan demikian, Fahmi pun meminta para investor di pasar saham untuk dapat lebih berhati-hati dalam membeli saham perdana TOPS.

"Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 1.666.000.000 lembar saham baru, dengan nilai nominal Rp100 dan harga penawaran Rp310 per saham," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:02 WIB

10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen

10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 13:19 WIB

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 10:03 WIB

Terkini

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:04 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:39 WIB

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:36 WIB