Cadangan Minyak Kita Habis dalam 12 Tahun, Ini Solusi Arcandra

Liberty Jemadu

Rabu, 02 Agustus 2017 | 03:38 WIB
Cadangan Minyak Kita Habis dalam 12 Tahun, Ini Solusi Arcandra
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengucapkan sumpah jabatan saat upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, menjelaskan cara yang baik dilakukan untuk mengantisipasi cadangan minyak Indonesia yang diperkirakan tidak dapat lagi memproduksi minyak dalam 12 tahun mendatang.

"Cadangan minyak kita 3,6 miliar barel. Kalau produksi kita konstan di 800.000 barel per hari maka cadangan kita tidak akan berproduksi lagi dalam 12 tahun, lalu solusinya bagaimana?, solusinya ada jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang," ujar Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar di Jakarta, Selasa.

Program jangka pendek yang dapat dilakukan antara lain dengan mengoptimalkan teknologi-teknologi yang bisa meningkatkan produksi. Misalnya underbalanced drilling, pemasangan artificial life, submersible pump atau fracking.

Menurut dia, hal tersebut merupakan teknologi jangka pendek yang dapat digunakan untuk menambah produksi.

Selanjutnya, untuk jangka menengah, ada enhanced oil recovery (EOR) dan jangka panjangnya itu menemukan cadangan-cadangan baru dengan meningkatkan upaya-upaya eksplorasi sehingga berapa yang diproduksi dapat tergantikan dengan eksplorasi menemukan cadangan baru.

"Itu yang dinamakan replace replacement value, atau menemukan pengganti lokasi baru," lanjut Arcandra.

"Sekarang berapa replace replacement value itu, sangat kecil dibawah 100 persen kalau saya tidak salah kisarannya pada 60 sampai 70 persen (replace replacement ratio). EOR akan kita dorong, tidak ada yang melarang melakukan EOR," jelas Arcandra.

Sebelumnya, ia sempat menjelaskan bahwa sifat energi fosil bukan termasuk energi yang habis, namun tak bisa diproduksi lagi.

"Itu yang harus kita ubah, yang benar adalah bukan habis, tetapi tidak bisa memproduksikan minyak," kata Arcandra.

Ia memaparkan energi fosil tidak habis karena belum ada teknologi yang bisa menguras minyak hingga di bawah perut bumi sampai 100 persen.

Teknologi yang ada saat ini baru mengeksplorasi paling banyak 40-50 persen minyak yang ada sehingga masih sekitar 60 persen minyak di bawah perut bumi. Ia menganggap kondisi ini adalah tantangan bagi hadirnya teknologi baru yang bisa mengambil cadangan minyak itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transaksi Kendaraan Listrik Naik 4,5 Kali Lipat, 12 SPKLU akan Dibangun di Sumbar

Transaksi Kendaraan Listrik Naik 4,5 Kali Lipat, 12 SPKLU akan Dibangun di Sumbar

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah

Investasi PLTB Mandek 4 Tahun, ESDM Ungkap Tawaran Utang Murah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:43 WIB

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 14:33 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Kembali Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Krisis Pendangkalan Sungai Kapuas, Pemerintah Akali Jalur Distribusi BBM di Kalbar

Krisis Pendangkalan Sungai Kapuas, Pemerintah Akali Jalur Distribusi BBM di Kalbar

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Optimistis Tumbuh Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Optimistis Tumbuh Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat

Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat

Kaltim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:40 WIB

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Babak Baru Skandal Makan Minum DPRD Jember: Giliran Eks Sekwan Dijebloskan ke Penjara

Babak Baru Skandal Makan Minum DPRD Jember: Giliran Eks Sekwan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:17 WIB

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:05 WIB

×