Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemensos: Revolusi Bansos Non Tunai untuk Kesejahteraan Rakyat

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:08 WIB
Kemensos: Revolusi Bansos Non Tunai untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memaparkan capaian Kementerian Sosial dalam tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Khofifah mengatakan kemensos melakukan revolusi bantuan sosial non tunai untuk kesejahteraan rakyat yang masuk dalam Program Keluarga Harapan. Adapun PKH merupakan program pemberian bantuan sosial kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat.

"Kementerian Sosial di bawah pemerintahan Pak Joko Widodo- Jusuf Kalla, saya ingin memberikan tema kontes kita adalah revolusi bansos non tunai untuk kesejahteraan rakyat. Saya ingin menyampaikan karena sesungguhnya inisiasi PKH sudah dilakukan dari tahun 2007. Inisiasi Bantuan Beras Sejahtera sudah dilakukan dari tahun 1998 dan yang baru di dalam proses mekanisme distribusi Rastra dari subsidi menjadi bansos dan bantuan pangan kemudian distribusi PKH dari tunai menjadi non tunai itu baru kita inisiasi pada bulan Juni tahun 2016," ujar Khofifah dalam jumpa pers bertema
Pemerataan Ekonomi Yang Berkeadilan di Kementerian Sosial.

Khofifah mengatakan inovasi penyaluran PKH secara non tunai dilakukan dengan menggunakan kartu kombo yang dinamakan Kartu Keluarga Sejahtera. Kartu tersebut merupakan sarana untuk menyalurkan bansos dan subsidi pemerintah dengan menggunakan kartu debet yang dikeluarkan Himpunan Bank Negara.

Adapun KKS sendiri memiliki fungsi ganda yaitu menjadi tabungan dan dompet (e-wallet). Sistem tersebut menjadi karya inovatif pertama yang digunakan diantara banyak negara yang melakukan Bantuan Tunai Bersyarat (Conditional Cash Transfer).

Khofifah menambahkan KKS sebelumnya merupakan kartu penanda, bahwa yang memiliki kartu KKS yakni masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah dan kemudian dikembangkan dalam format non tunai.

"Kartu itu disebut kartu combo, maka seperti ini lah kartu yang punya sistem saving account yaitu kartu yang ada garis hitam di belakangnya ini artinya yang bisa diakses untuk ATM. Inilah sesungguhnya inovasi yang sangat revolusioner pada penyampaian Bansos kepada masyarakat penerima manfaat secara non tunai," kata dia.

Khofifah menjelaskan saat ini pemerintah memiliki stok KKS sebanyak 11, 4 Juta untuk dibagikan kepada keluarga yang kurang mampu.

"Stoknya ada 11,4 juta kartu, sementara kebutuhan kita sesungguhnya hanya 4 juta," kata Khofifah.

Bantuan sosial yang terintegrasi dengan KKS antara lain e-wallet, subsudi PLN/LPG, Rastra (Bantuan Beras Sejahtera), BNPT (Bantuan Pangan Non Tunai), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat dan Asistensi Lanjut Usia Terlantar.

Ia menegaskan Kementerian Sosial siap menyalurkan bantuan sosial non tunai kepada masyarakat melalui KKS.

"Saat ini Kementerian Sosial pada posisi yang sangat siap untuk bisa memperluas bantuan sosial non tunai. Terutama dari subsidi Rastra yang sekarang 1,28 juta menerima dalam bentuk bantuan pangan, ini akan disiapkan secara bertahap tahun 2018 menjadi 10 juta bantuan pangan. Sementara sisanya 5,6 juta akan menerima dalam bentuk bansos Rastra," ucap Khofifah.

"Di dalam kartu yang sama selain ada benefit PKH, juga akan ada benefit bantuan pangan. Di beberapa daerah Bansos daerah juga sudah diintegrasikan dalam kartu yang sama. Nanti sangat mungkin kalau proses apa sinkronisasi data penerima elpiji juga sudah nyambung, sangat mungkin kemudian elpiji 3 kilogram itu juga akan masuk di dalam kartu yang sama," Khofifah menambahkan. [Melly Manalu]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB

Ruang Kerja Seskab Teddy Disorot, Foto Selfie Bareng Prabowo di Paris Sukses Bikin Salfok

Ruang Kerja Seskab Teddy Disorot, Foto Selfie Bareng Prabowo di Paris Sukses Bikin Salfok

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 08:49 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Pengadaan Sepatu hingga Bingkai Foto Bernilai Miliaran Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Pengadaan Sepatu hingga Bingkai Foto Bernilai Miliaran Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Video | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:15 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Harga Murah, Tak Harus Rp700 Ribu per Pasang

5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Harga Murah, Tak Harus Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:05 WIB

Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?

Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 16:15 WIB

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:17 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×