Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Pasar Rumah Bekas di Surabaya Lebih Menjanjikan dari Jakarta

Adhitya Himawan

Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:44 WIB
Pasar Rumah Bekas di Surabaya Lebih Menjanjikan dari Jakarta
Patung Suro dan Boyo, simbol kota Surabaya, Jawa Timur. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pergerakan harga rumah sekunder di wilayah Surabaya pada kuartal III 2017 relatif telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pembangunan properti sepanjang tahun ini diperkirakan mengarah ke Surabaya Barat.

"Meskipun demikian dengan pembangunan infrastruktur yang hampir merata di semua wilayah Surabaya memberikan pergeseran wilayah pasar yang melebar dari pusat kota Surabaya ke hampir semua wilayah Surabaya," kata CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, di Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Potensi pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang membentang dari utara ke selatan akan menghubungkan banyak fasilitas strategis di Surabaya Barat yang akan berdampak langsung terhadap perkembangan properti di sekitarnya termasuk pergerakan harga tanah yang berdampak juga bagi pergerakan pasar perumahan sekunder. Juga dengan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) yang akan membentang di enam kecamatan, yaitu Kenjeran, Bulak, Mulyorejo, Sukolilo, Rungkut, dan Gunung Anyar membuat lokasi-lokasi di sekitar titik-titik simpul infrastruktur diperkirakan akan mendongkrak perkembangan harga tanah dipicu oleh perkembangan pasar properti di wilayah sekitarnya.

"Belum lagi potensi pembangunan jalan di Middle East Ring Road (MERR) Surabaya yang sempat terhenti sampai Gunung Anyar UPN diperkirakan akan dilanjutkan lagi pada 2018. Jalur sisa ini bakal lebih lebar karena didesain untuk delapan lajur kendaraan," ujarnya.

Berdasarkan riset dan analisis yang dilakukan Indonesia Property Watch, pertumbuhan harga rumah sekunder di kota-kota besar di Indonesia mengalami kenaikan bervariasi termasuk Surabaya yang mengalami kenaikan 1,03 persen pada Q3-2017. Meskipun kenaikan ini masih relatif landai, namun lebih tinggi dari pergerakan harga rumah sekunder di Jakarta yang hanya bergerak 0,55 persen. Kenaikan juga terjadi di harga tanah rumah sekunder sebesar 1,27 persen dibandingkan dengan Jakarta sebesar 1,09 persen.

"Pasar Surabaya diyakini banyak pihak lebih kondisuf dibandingkan dengan Jakarta saat ini. Hal ini yang membuat para investor lebih nyaman untuk berinvestasi di Surabaya dibandingkan kota-kota lain," tambahnya.

Surabaya Barat masih menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 1,38 persen, diikuti Surabaya Timur 1,25 persen, Surabaya Pusat 1,02 persen, Surabaya Selatan 0,92 persen, dan terendah di Surabaya Utara sebesar 0,57 persen. Pergerakan ini belum sepenuhnya sejalan dengan aktivitas transaksi di pasar rumah sekunder, meskipun pergerakan mulai terlihat di Surabaya Timur untuk rumah-rumah tipe menengah.

Tidak hanya di pasar sekunder, permintaan rumah di pasar perumahan primer pun mengalami kenaikan di wilayah ini, menyusul lebih bervariasinya segmen rumah yang ditawarkan di wilayah ini. Karenanya selain Surabaya Barat dan Surabaya Selatan, wilayah Surabaya Timur ini pun menyimpan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi lagi ke depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Sebut Penjualan Rumah di Wilayah Banten Anjlok 25 Persen

IPW Sebut Penjualan Rumah di Wilayah Banten Anjlok 25 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:37 WIB

Sst, Rumah Bekas Termurah di Jakarta Ada di Sini!

Sst, Rumah Bekas Termurah di Jakarta Ada di Sini!

Bisnis | Minggu, 15 Oktober 2017 | 17:34 WIB

Pilih Mana, Beli Rumah Baru atau Bekas?

Pilih Mana, Beli Rumah Baru atau Bekas?

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 09:37 WIB

IPW Minta BI dan OJK Paksa Bank BUMN Turunkan Bunga KPR

IPW Minta BI dan OJK Paksa Bank BUMN Turunkan Bunga KPR

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 19:57 WIB

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 15:04 WIB

Proses KPR Subsidi Lambat, BTN Dikeluhkan Banyak Pengembang

Proses KPR Subsidi Lambat, BTN Dikeluhkan Banyak Pengembang

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:53 WIB

IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan

IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:46 WIB

IPW: Banyak Pengembang Terjerat Lamanya Izin dan Biaya Siluman

IPW: Banyak Pengembang Terjerat Lamanya Izin dan Biaya Siluman

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 20:31 WIB

Ini Alasan IPW Menangkan Meikarta di Golden Property Award 2017

Ini Alasan IPW Menangkan Meikarta di Golden Property Award 2017

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 14:05 WIB

Bingung Mau Beli Rumah Baru atau Bekas? Baca Ini Dulu Yuk!

Bingung Mau Beli Rumah Baru atau Bekas? Baca Ini Dulu Yuk!

Bisnis | Selasa, 12 September 2017 | 19:00 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×