Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Sofyan Djalil Klaim Sukses Lakukan Reforma Agraria Dukung Bisnis

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2017 | 16:14 WIB
Sofyan Djalil Klaim Sukses Lakukan Reforma Agraria Dukung Bisnis
Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengklaim sukses menerapkan reforma agraria melalui sertifikasi tanah selama dua tahun terakhir, yakni 2015-2017.

"Hingga 9 Oktober 2017 telah diserahkan 4.056.544 sertifikat tanah dengan luas bidang mencapai 1.564. 286 hektar. Dan sepanjang tahun 2017, data yuridis yang sudah diproses mencapai 3.143.050 bidang tanah," kata Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil di gedung Kementerian ATR/BPN, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

Selain yang diserahkan oleh Kementerian ATR/BPN sendiri, sebagian sertifikat juga diserahkan oleh Presiden Joko Widodo secara langsung kepada masyarakat. Ada 157.585 settifikat tanah yang diserahkan Jokowi ke 41 lokasi di seluruh Indonesia.

Terkai reforma Agraria ini, Kementerian ATR/BPN akan mempercepat proses pengukuran. Kementerian ATR/BPN akan bekerjasama dengan tenaga ukur swasta untuk mendukung 2.052 tenaga pengukuran pegawa negeri sipil.

"Tahun 2017 diperoleh 2.913 dari target 3.000 (97 persen) hingga total terdapat 5.543 orang tenaga ukur," kata Sofyan.

Selama 2015-2017 ini, ATR/BPN menangani 3.376 masalah pertanahan. Dari jumlah tersebut ada 2.168 (64 persen) sudah diselesaikan. Untuk mendukung proses penyelesaian masalah tanah, Kementerian ATR/BPN berencana menetapkan 800 penyidik PNS Penataan Ruang.

"Sebagai perangkat operasional untuk mengimplementasikan penegakan norma-norma dalam UU PR, khususnya mengrnai penegakan sanksi pidana penataan ruang terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang," kata Sofyan.

Kementerian ATR/BPN juga sudah sudah menyelesaikan proses pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur seluas 26.900 hektar. Tanah tersebut untuk pembangunan pelabuhan, ketenagalistrikan, bandar udara, kawasan ekonomis khusus, bendungan, dan jalan yang paling luas untuk jalan tol.

"Target kedepan menyelesaikan proses pengadaan tanah seluas 14.485 hektar dan pembentukan lembaga bank tanah," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan, dalam pengadaan tanah infrastuktur ini terdapat hambatan yang dihadapi, seperti masalah tanah adat, maslaah tanah desa, dan lain-lainnya. Namun, Sofyan mengatakan bahwa semuanya masih berjalan sesuai rencana.

"Kelihatan sejauh ini berjalan oke, tentu ada hambatan sana sini, tapi pada umumnya alhamdulilah pengadaan tanah tidak menjadi kendala lagi," katanya.

Hal lain yang dicapai oleh Kementerian ATR/BPN adalah telah menetapkan dan merumuskan 41 rencana tata ruang. Diantaranya, 15 RTR Kawasan Strategis Nasional, 15 rencana detail tata ruang perbatasan.

"Dan tujuh masterplan perdesaan dan kawasan rawan bencana dan empat masterplan kota baru, seperti Tanjung Selor, Pontianak, Palembang, dan Manado," terangnya.

Selain itu, Sofyan mengklaim keberhasilan kementeriannya yang terakhir adalah menyelesaikan tujuh paket deregulasi peraturan.  Hal itu tertuang dalam peraturan menteri ATR/BPN dan juga peraturan pemerintah.

"Kami keluarkan berbagai surat keputusan menteri, surat edaran, dan lain-lain untuk memudahkan, mensimpelkan, tentang prosedur administrasi yang selama ini dirasa sangat memberatkan investor," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian ATR Optimis 5 Juta Bidang Tanah akan Tersertifikasi

Kementerian ATR Optimis 5 Juta Bidang Tanah akan Tersertifikasi

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:50 WIB

Ribuan Sertifikat Tanah dari Jokowi Belum Menyelesaikan Masalah

Ribuan Sertifikat Tanah dari Jokowi Belum Menyelesaikan Masalah

News | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 20:13 WIB

Jokowi Targetkan 5 Juta Sertifikat Tanah Terbit Tahun Ini

Jokowi Targetkan 5 Juta Sertifikat Tanah Terbit Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 08:00 WIB

Versi Jokowi, Ini Sebab Indonesia Rawan Sengketa Tanah

Versi Jokowi, Ini Sebab Indonesia Rawan Sengketa Tanah

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 08:23 WIB

SPI Kecam Penggusuran Petani Mekar Jaya Sumatera Utara

SPI Kecam Penggusuran Petani Mekar Jaya Sumatera Utara

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 15:01 WIB

Jokowi Larang Tanah Dikuasai Segelintir Orang dan Badan Usaha

Jokowi Larang Tanah Dikuasai Segelintir Orang dan Badan Usaha

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 07:29 WIB

Tito Mengeluh 83 Juta Meter Persegi Tanah Polri Tak Bersertifikat

Tito Mengeluh 83 Juta Meter Persegi Tanah Polri Tak Bersertifikat

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 13:20 WIB

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 11:46 WIB

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 11:24 WIB

Aksi Tolak Reforma Agraria Jokowi-JK

Aksi Tolak Reforma Agraria Jokowi-JK

Foto | Minggu, 16 Oktober 2016 | 15:45 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB