Kasus Wiranto Berimbas ke Ekonomi? Luhut: Orang AS Tiap Bulan Mati Diteror

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 13:46 WIB
Kasus Wiranto Berimbas ke Ekonomi? Luhut: Orang AS Tiap Bulan Mati Diteror
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kemeja putih). (Suara.com/M Fadil Djailani).

Suara.com - Peristiwa tertusuknya Menkopolhukam Wiranto saat berada di Pandeglang, Banten, disinyalir dapat menambah buruk citra sistem keamanan nasional.

Akibat peristiwa ini, beberapa ekonom berpendapat dapat mempengaruhi keputusan bisnis investor, terutama investor asing.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan jangan melebih-lebihkan sesuatu.

"Kita harus optimis. Kalau saya pikir enggak usah dilebihkan, kita prihatin yes jelas," kata Luhut saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Menurut Luhut tidak ada negara di dunia ini yang tebal teror, menurut dia hampir semua pejabat negara mengalami teror, termasuk juga di negara adidaya Amerika Serikat (AS).

"Amerika hampir tiap bulan ada yang mati kena teror. Tidak ada satu negara yang mengklaim imun, serangan teror," kata Luhut.

Sebelumnya, pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut insiden penusukan yang menimpa Wiranto bisa memicu adanya ketidakpastian soal keamanan, hal ini tentunya bisa juga mempengaruhi ekonomi.

"Memang ada kekhawatiran, akumulasi dari sentimen global, kemudian juga perlambatan domestik, plus adanya gejolak politik. Ini yang bisa menimbulkan ketidakpastian," kata Bhima kepada Suara.com, Kamis (10/10/2019).

Bhima pun meminta aparat bertindak cepat dalam menghadapi persoalan ini, apalagi saat ini kondisi politik memang sedang hangat-hangatnya, sehingga faktor keamanan menjadi hal yang patut dijaga, demi menjaga stabilitas keamanan, politik termasuk juga ekonomi.

Baca Juga: Masuk Bursa Menteri Jokowi Lagi, Luhut: Tanya Rumput Yang Bergoyang

"Kecepatan aparat keamanan dalam memulihkan situasi, kemudian dalam mengungkap siapa aktor di belakangnya, kemudian semakin cepat pemberian hukumannya yang berat, ini menjadi hal yang ditunggu juga oleh para investor khususnya mereka yang mau masuk dan menambah investasi di Indonesia," katanya.

Sebagaimana diketahui, Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Aksi penusukan itu dilakukan Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Akibat peristiwa tersebut, Wiranto mengalami dua luka tusukan di bagian perut.

Dalam kasus ini, polisi telah meringkus Abu Rara, dan istrinya, Fitri Andriana Binti Sunarto. Polisi menyebutkan Abu Rara teridentifikasi sebagai anggota teroris jaringan JAD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI