Cara Pelanggan Dapatkan Subsidi Listrik 6 Bulan Selama Pandemi Corona

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:50 WIB
Cara Pelanggan Dapatkan Subsidi Listrik 6 Bulan Selama Pandemi Corona
Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil, Jakarta Pusat, Kamis (28/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah memastikan akan diskon atau bantuan tagihan listrik selama masa pandemi Covid-19. Bantuan yang ditujukan bagi pelanggan golongan Rumah Tangga dan sektor Bisnis dan Industri selama 6 bulan terhitung sejak April sampai September 2020 mendatang.

Direktur Niaga dan Managemen Pelanggan PT. PLN Bob Saril memaparkan, bagi pelanggan golongan Rumah Tangga 450 VA akan mendapat diskon sebesar 100 persen. Sedangkan, pelanggan golongan Rumah Tangga 900 VA mendapat diskon 50 persen.

"Kepada golongan Rumah Tangga dan Bisnis yang terdampak Covid yang kecil yaitu 450 untuk rumah tangga mendapatkan stimilus pembayarannya diskon sampai 100 persen kemudian untuk 900 diskon 50 persen," kata Bob dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube BNPB, Rabu (1/7/2020).

Untuk bantuan tagiahan listrik bagi pelanggan golongan Rumah Tangga 450 VA dan 900 VA, akan ada dua tipe penyaluran. Bagi pelanggan uang menggunakan tagihan listrik pascabayar, diskonnya akan ditambahkan ke rekening masing-masing.

"Pertama adalah bagi pelanggan yang dirumahnya menggunakan listrik pra bayar dan pasca bayar. Untuk pascabayar, maka otomatis nanti diskonya ditambahkan dalam rekeningnya sehingga masyarakat tidak perlu membayar lagi dan pembayarannya adalah nol," jelas Bob.

Bob menyebut, bagi pelanggan prabayar, akan diberikan token secara gratis. Jumlah token tersebut sebesar kWh (kilo Wat hour) tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir.

"Yaitu sejak Desember 2019-Februari 2020 untuk periode pembelian nanti bulan Agustus, September tahun 2020," beber dia.

Nantinya ada sejumlah tata cara bagi pelanggan prabayaeuntuk mendapatkan token gratis tersebut. Pertama, pelanggan bisa mengakses website resmi PLN yakni www.pln.co.id.

"Para pelanggan bisa masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju pilihan stimulus Covid-19. Setelah masuk, tinggal masukkan id pelanggan. Kalau tidak punya id, ada nomor meternya," ungkap Bob.

baca juga

"Kalau misalnya lupa di nomor meternya, di rumah di foto saja nomor meternya, lihat nomor meter dan masukkan. Kemudian token gratis ini akan ditampilkan di layar, di capture, dan token ini dimasukkan angkanya ke dalam KWH meter kita. Ini yang melalui akses web PLN," sambungnya.

Cara kedua adalah, para pelanggan bisa mengakses dengan mengirim pesan ke WhatsApp PLN di momor 0812213123. Nantinya, pelanggan bisa mengkases mengambil kode token melalui sambungan WhatsApp.

"Ini tinggal masukkan WA kemudian mencantumkan nomor id meter, maka akan tampil tokennya dan bisa dimasukkan ke kWh meter," jelas dia.

Bob menambahkan, bagi pelanggan yang tidak bisa mengakses melalui sambungan WhatsApp dan website, maka bisa diakses melalu perangkat desa setempat. Cara seperti ini biasanya terjadi di daerah yang memiliki jaringan internet yang sulit.

"Bagaimana untuk pelanggan yang tidak mengakses baik WA atau Web? Bisa melalui perangkat desa maupun perangkat daerah terdekat. Ini digunakan apabila tidak ada akses seperti di kepulauan kecil," papar Bob.

Kemudian, pelanggan juga bisa mengakses melalui kontak center PLN di nomor 123. Nantinya akan ada petugas yang memandu pelanggan untuk kemudian diberikan nomor angka kWH meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Berapa Bulan Sekali AC Harus Dicuci? Ini Aturannya agar Listrik Tidak Membengkak!

Berapa Bulan Sekali AC Harus Dicuci? Ini Aturannya agar Listrik Tidak Membengkak!

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Berapa Daya Listrik AC Inverter 1 PK? Ini Cara Menghitung Tagihan Listrik

Berapa Daya Listrik AC Inverter 1 PK? Ini Cara Menghitung Tagihan Listrik

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:04 WIB

PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?

PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:34 WIB

Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak

Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:05 WIB

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:03 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

Cara Lapor Gangguan Listrik PLN Online dan Offline

Cara Lapor Gangguan Listrik PLN Online dan Offline

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 10:53 WIB

Viral Tagihan Listrik Cuma Rp15 Ribu per Bulan, Malah Bikin Ketar-ketir

Viral Tagihan Listrik Cuma Rp15 Ribu per Bulan, Malah Bikin Ketar-ketir

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×