Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Suharso Monoarfa Tetap Bersyukur Walau Ekonomi Masuk Jurang Resesi

Siswanto, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 November 2020 | 18:22 WIB
Suharso Monoarfa Tetap Bersyukur Walau Ekonomi Masuk Jurang Resesi
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Badan Pusat Statistik  merilis angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 l: minus 3,49 persen secara year on year (yoy).

Artinya, Indonesia resmi masuk jurang resesi, setelah pada kuartal II-2020 ekonomi terkontraksi sebesar 5,32 persen.

Secara kuartalan, ekonomi sudah mulai tumbuh sebesar 5,05 persen dan secara kumulatif masih terkontraksi 2,03 persen.

Tetapi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menyatakan, "Satu hal yang mesti kita syukuri bahwa ada kemajuan, ada kenaikan, ada hal yang positif dan optimisme kita tentu harus terbangun."

Secara kuartalan ekonomi, kata dia, menunjukkan perbaikan dan hal ini merupakan sinyalemen positif bagi kondisi ekonomi Indonesia ke depan ditengah pandemi Covid-19.

"Satu hal yang saya ingin sampaikan setidak-tidaknya dengan adanya kenaikan Q ke Q (kuartal ke kuartal) sekitar 5 persen menunjukkan bahwa proses adaptasi dari ekonomi Indonesia dalam keadaan pandemi ini baik," kata Suharso dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Ekonomi Indonesia diyakini akan segera pulih, bahkan dia meyakini pada kuartal IV pertumbuhan akan jauh lebih positif.

"Dengan optimisme itu mudah-mudahan pada kuartal IV ini diharapkan dengan konsumsi pemerintah yang akan tumbuh saya kira setidak-tidaknya sama besarnya dengan kuartal III. Maka mudah-mudahan kita bisa menutup akhir tahun ini dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang setidak-tidaknya bisa mendekati 0 atau bahkan beberapa angka di atas 0," kata dia.

Resesi

baca juga

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tahun 2020 sebesar 3,49 persen, itu artinya perekonomian Indonesia resmi menyandang status resesi akibat pada triwulan sebelumnya juga minus sebesar 5,32 persen.

"Ekonomi Indonesia pada triwulan ketiga masih mengalami kontraksi sebesar minus 3,49 persen," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/11/2020).

Dari segi angka, pertumbuhan yang minus telah mengalami perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya karena masih tumbuh 5,05 persen.

"Tetapi kalau kita bandingkan dengan triwulan II tahun 2020 perekonomian kita tumbuh positif 5,05 persen," katanya.

Meski begitu secara kumulatif sepanjang tahun ini dari triwulan I hingga III, ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,03 persen.

"Apa yang bisa kita lihat dari triwulan III, yang pertama secara PDB Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif dan cukup tinggi yaitu sebesar 5,05 persen, kalau kita bandingkan dengan triwulan kedua yang artinya terjadi perbaikan ekonomi yang cukup signifikan dan ini bisa menjadi modal yang bagus untuk ekonomi kedepannya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tokoh Senior PPP Bongkar Kelompok 'Lima Serangkai' di Balik Kudeta Suharso Monoarfa

Tokoh Senior PPP Bongkar Kelompok 'Lima Serangkai' di Balik Kudeta Suharso Monoarfa

News | Selasa, 16 September 2025 | 19:14 WIB

Proyek Tahap 2 IKN Mau Mulai Tapi Investor Asing Belum Masuk, Bappenas: Tanya Otorita

Proyek Tahap 2 IKN Mau Mulai Tapi Investor Asing Belum Masuk, Bappenas: Tanya Otorita

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 14:52 WIB

RI Rugi Rp 551 Triliun per Tahun Gegara Banyak Makanan Sisa yang Terbuang

RI Rugi Rp 551 Triliun per Tahun Gegara Banyak Makanan Sisa yang Terbuang

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:57 WIB

Pemerintah Tatap Ekonomi Hijau, Fokus Investasi Hingga Lapangan Kerja Bagi Rakyat

Pemerintah Tatap Ekonomi Hijau, Fokus Investasi Hingga Lapangan Kerja Bagi Rakyat

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:14 WIB

Pejabat Eselon I Bappenas Terima Bansos!

Pejabat Eselon I Bappenas Terima Bansos!

Video | Kamis, 20 Juni 2024 | 19:30 WIB

Ngeri-Ngeri Sedap! Menteri PPN Blak-blakan IQ Orang Indonesia Rendah, Penyakitnya Tinggi

Ngeri-Ngeri Sedap! Menteri PPN Blak-blakan IQ Orang Indonesia Rendah, Penyakitnya Tinggi

Lifestyle | Selasa, 10 Oktober 2023 | 11:46 WIB

Harga Beras Kian Mahal, Penduduk Miskin RI Berpotensi Naik?

Harga Beras Kian Mahal, Penduduk Miskin RI Berpotensi Naik?

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 10:26 WIB

Begini Alasan Sebenarnya Dibalik Hebohnya Skema Gaji Tunggal PNS

Begini Alasan Sebenarnya Dibalik Hebohnya Skema Gaji Tunggal PNS

Bisnis | Rabu, 13 September 2023 | 12:01 WIB

PNS Bakal Terapkan Sistem Gaji Baru Namanya Single Salary, Berikut Penjelasannya

PNS Bakal Terapkan Sistem Gaji Baru Namanya Single Salary, Berikut Penjelasannya

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 11:40 WIB

Bahas Revisi UU IKN, Komisi II Sepakat Bentuk Panja

Bahas Revisi UU IKN, Komisi II Sepakat Bentuk Panja

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 17:53 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB