Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Inggris Bersiap Diri Jadi Pemimpin Energi Hijau Dunia, Bagaimana Indonesia?

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 08 Juni 2021 | 07:12 WIB
Inggris Bersiap Diri Jadi Pemimpin Energi Hijau Dunia, Bagaimana Indonesia?
Petugas Hallidays Hydropower Ltd. tengah menjelaskan cara kerja instalasi hydropower, pembangkit listrik tenaga air berukuran kecil yang dimanfaatkan masyarakat Inggris. (Source: Hallidays Hydropower Archimedes Turbines Video)

Suara.com - Pemerintah Inggris memastikan perhelatan PBB Climate Change Conference of the Parties ke-26 (COP26) akan tetap digelar di Glasgow pada 1-12 November mendatang. Perhelatan di tengah Covid-19 akan menggunakan standar protokol kesehatan yang aman dan ketat.

Penyelenggaraan COP26 ini merupakan bentuk komitmen pemerintah Inggris untuk menjadi model dalam pemanfaatan energi terbarukan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah menetapkan rencana baru untuk Build Back Greener dengan menjadikan Inggris sebagai pemimpin dunia dalam energi angin lepas pantai - menciptakan lapangan kerja, memangkas emisi karbon, dan meningkatkan ekspor.

Keseriusan pemerintah Inggris dalam hal energi terbarukan dibuktikan dengan alokasi dana sebesar 160 juta poundsterling untuk itu.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk meng-upgrade pelabuhan dan infrastruktur di negara ini, seperti di Teesside dan Humber di Inggris Utara, Skotlandia, dan Wales.

Langkah-langkah tersebut akan meningkatkan kapasitas angin lepas pantai yang mampu memenuhi 10% kebutuhan listrik di Inggris, dan dicatat sebagai sebuah Langkah pemanfaatan angin lepas pantai terbesar di dunia.

Inggris berharap tindakan tersebut dapat membawa negara itu berada pada garis depan revolusi industri hijau.

“Kami fokus bekerjasama dengan semua negara untuk melakukan upaya bersama yang konsisten di empat bidang yaitu dengan membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat, memungkinkan komunitas dan habitat alami untuk beradaptasi dengan dampak perubahan iklim, memobilisasi pendanaan iklim, dan bekerja sama untuk melakukan aksi nyata,” jelas Presiden Climate Change Conference of the Parties ke-26 Alok Sharma dalam kunjungannya ke Jakarta baru-baru ini yang menjelaskan persiapan pemerintah Inggris mensukseskan KTT yang akan mempertemukan para negosiator iklim dari 196 negara serta pelaku bisnis, organisasi, para ahli dan pemimpin dunia di SEC Centre, Glasgow.

Enam tahun sejak COP21, saat Perjanjian Paris disetujui dan dunia sepakat untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5C, KTT tahun ini akan menjadi tempat bagi semua negara berkomitmen untuk melakukan tindakan yang diperlukan demi menjaga target ini agar tetap hidup.

Pemerintah Inggris juga membuka peluang kerja sama dengan negara-negara lain di dunia untuk meningkatkan partisipasinya dalam penggunaan energi terbarukan.

Inisiatif ini termasuk bergabung dengan masyarakat sipil serta korporasi dan berbagi pengalaman yang pernah dilakukan Inggris untuk meningkatkan pengelolaan energi terbarukan.

Beberapa proyek energi terbarukan dari pemanfaatan air, angin, dan tenaga surya dengan teknologi Inggris diantaranya:

Energi Air

Inggris telah memanfaatkan energi air sebagai pembangkit listrik sejak tahun 1879, menjadikan negara yang dikenal dengan pasir putihnya sebagai pionir dalam hal ini.

Saat ini kapasitas pembangkit listrik tenaga air di Inggris mampu menyumbang 4.700 MW tenaga air dengan instalasi yang dipasang di daerah-daerah basah dan bergunung seperti Wales dan barat laut Skotlandia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Siswa Peduli Lingkungan, Sekolah Ini Pilih Gunakan Energi Terbarukan PLTS Atap

Ajak Siswa Peduli Lingkungan, Sekolah Ini Pilih Gunakan Energi Terbarukan PLTS Atap

Press Release | Rabu, 26 Mei 2021 | 16:25 WIB

Dodi Reza Beri Usulan RUU Energi Terbarukan: Daerah Produsen Dapat Insentif

Dodi Reza Beri Usulan RUU Energi Terbarukan: Daerah Produsen Dapat Insentif

Sumsel | Selasa, 06 April 2021 | 10:06 WIB

Energi Terbarukan: Pengertian, Jenis, Sumber dan Manfaatnya

Energi Terbarukan: Pengertian, Jenis, Sumber dan Manfaatnya

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB