Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

KNP Jabar Kampanyekan Pentingnya Merawat Kelestarian Ekosistem Laut

Iwan Supriyatna

Rabu, 19 Juli 2023 | 10:36 WIB
KNP Jabar Kampanyekan Pentingnya Merawat Kelestarian Ekosistem Laut
Kampanye pentingnya merawat kelestarian ekosistem laut, baik dari sisi sumber daya alam (SDA) ataupun pariwisata.

Suara.com - Sukarelawan Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Jawa Barat dukung Ganjar mengampanyekan pentingnya merawat kelestarian ekosistem laut, baik dari sisi sumber daya alam (SDA) ataupun pariwisata.

Berlokasi di Pantai Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, simpatisan Ganjar Pranowo menggelar edukasi menjaga lingkungan laut bersama para nelayan dan kelompok masyarakat setempat.

Koordinator Wilayah KNP Jabar, Asep Hidayat mengungkapkan pihaknya mengajak para nelayan dan kelompok masyarakat saling menguatkan sinergi demi pelestarian ekosistem laut dan pantai.

"Alasan dilakukan edukasi ekosistem laut karena banyaknya sampah-sampah dari wisatawan yang memang berserakan, dan di Kabupaten Karawang sendiri banyaknya laut seperti di ciparage di pakis dan banyak wisatawan juga. Jadi, alangkah baiknya kita menjaga agar lingkungan ini bersih," kata dia ditulis Rabu (19/7/2023).

Dikutip dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), dua pertiga wilayah Indonesia terdiri atas lautan. Dengan luas laut 5,8 juta kilometer persegi dan sisanya 2,01 juta kilometer persegi berupa daratan.

Bila laut tidak diperhatikan dan dirawat maka akan berdampak kepada rusaknya ekosistem kelautan dan perikanan. Salah satu cara membuat laut tetap lestari adalah dengan mengatasi segala pencemaran laut seperti sampah.

Kesadaran akan sampah baik dari masyarakat pesisir maupun para pelancong perlu ditingkatkan supaya tidak ada lagi sampah berserakan, sehingga mencemari lingkungan laut.

KNP Jabar bersama masyarakat juga bergerak membersihkan sampah di area Pantai Pasir Putih. Di sisi lain, mereka menyerahkan bantuan berupa tempat sampah dan keranjang ikan.

"Menjaga ekosistem laut itu sangat penting sekali. Karena ekosistem laut salah satu kebutuhan pokok juga untuk masyarakat dan juga laut pun juga bisa digunakan untuk pariwisata," jelas dia.

baca juga

Suhaeri (50) salah satu peserta dari Kelompok Masyarakat Pengawasan (Pokmaswas) Minajaladri merasa kehadiran KNP Jabar membawa dampak positif bagi warga dan kawasan setempat.

Menurut dia, butuh tanggung jawab dan kesadaran bersama mulai dari masyarakat, nelayan, hingga wisatawan untuk menjaga kelestarian laut.

"Saya mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan ini tentunya masyarakat pesisir dapat inovasi dan selalu bersyukur. Menurut saya menjaga lingkungan (laut) penting dilakukan agar di pesisir ini maksimal lah bisa terselamatkan terjadi nya abrasi," katra Suhaeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Penggunaan Teknologi Kelola Ekosistem Laut, Megawati Ungkap Dialog Dirinya dengan Jokowi

Dorong Penggunaan Teknologi Kelola Ekosistem Laut, Megawati Ungkap Dialog Dirinya dengan Jokowi

News | Rabu, 21 Juni 2023 | 21:38 WIB

Kearifan Lokal dalam Menjaga dan Mengolah Seafood Indonesia Timur ala Masterchef Indonesia La Ode

Kearifan Lokal dalam Menjaga dan Mengolah Seafood Indonesia Timur ala Masterchef Indonesia La Ode

Denpasar | Rabu, 21 Desember 2022 | 09:58 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Peran Penyu Dalam Menjaga Ekosistem Laut

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Peran Penyu Dalam Menjaga Ekosistem Laut

Lifestyle | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB