4 Faktor Penyebab Sritex Terancam Bangkrut, Dulu Dipercaya NATO, Mampukah Bangkit dari Keterpurukan?

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 22 Juni 2024 | 11:25 WIB
4 Faktor Penyebab Sritex Terancam Bangkrut, Dulu Dipercaya NATO, Mampukah Bangkit dari Keterpurukan?
Penyebab Sritex Terancam Bangkrut (Instagram/sritexindonesia)

Suara.com - Perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) tengah terancam bangkrut. Ironisnya, emiten berkode saham SRIL ini pernah meraih masa kejayaan industri tekstil tingkat nasional. Lantas apa penyebab Sritex terancam bangkrut?

Sritex merupakan salah satu perusahaan tekstil asal Indonesia yang mampu bersaing di kancah internasional. Sebab, sejumlah produk Sritex seperti seragam militer diketahui pernah mendapat orderan dari NATO.

Merangkum dari berbagai sumber, Sritex pertama kali didirikan pada tahun 1966 dan mulai berkembang menjadi perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Perusahaan ini telah dikenal dengan produk-produk yang berkualitas tinggi, seperti seragam militer, rompi anti peluru, serta perabot tekstil rumah tangga lainnya. Produk-produk Sritex telah diekspor ke berbagai negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Eropa, hingga Timur Tengah.

Namun saat ini keberadaan Sritex disebut tengah di ambang kehancuran. Hal ini turut mengancam eksistensi perusahaan tekstil itu di kancah Internasional.

Penyebab Sritex Terancam Bangkrut

Diungkap bahwa Sritex sudah lama harus berkutat dengan masalah keuangan. Pada September 2023 lalu, ekuitas perusahaan ini tercatat negatif, yang menandakan defisit modal serta kondisi perusahaan yang memburuk. Utang Sritex tercatut mencapai US$1,54 miliar (setara Rp24,3 triliun). Nilai ini melebihi asetnya yang hanya US$653,51 juta (sekitar Rp10,33 triliun).

Penurunan drastis kinerja PT Sritex dipicu oleh beberapa faktor, berikut diantaranya:

1. Pandemi Covid-19

Sama seperti beberapa perusahaan di seluruh dunia, Sritex Tbk juga terkena dampak signifikan dari pandemi Covid-19 yang membuat penurunan atas permintaan global untuk produk tekstil karena kebijakan yang moneter, pembatasan perjalanan, penutupan pabrik, hingga lockdown yang terjadi di berbagai belahan dunia. 

Tak hanya permintaan menurun, Covid-19 juga mengakibatkan gangguan terhadap pasokan bahan baku yang berimbas pada penundaan produksi awal dan memengaruhi produksi di akhir. Tak tinggal diam, Sritex telah berusaha mengurangi produksi untuk menghindari kelebihan stok barang serta mempertahankan cash flow yang masih stabil. Namun upaya yang diambil ini justru berdampak pada penurunan pendapatan dan laba perusahaan Sritex.

Hantaman Covid-19 membuat pasar saham turun secara signifikan di seluruh dunia. Hal tersebut tentu berdampak pada harga saham Sritex SRIL, yang mengalami penurunan sejak awal kemunculan pandemi. 

walaupun selama sepuluh tahun terakhir Sritex sukses memberikan pertumbuhan laba hingga rata-rata 18,5% per tahun, namun sayangnya di tahun 2021, PT Sri Rejeki Isman justru mengalami kerugian bersih hingga mencapai US$1,08 miliar atau Rp16,76 triliun.

2. Sritex Terlilit Utang

Utang PT. Sritex Sukoharjo ternyata sudah ada sebelum pandemi Covid-19. Sesuai Daftar Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga bulN September 2022, total liabilitas saham SRIL mencapai US$1,6 Miliar atau setara dengan Rp24,66 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Produk Sritex, Perusahaan Tekstil Pendukung Prabowo-Gibran yang Kini Diduga Terancam Bangkrut

Mengintip Produk Sritex, Perusahaan Tekstil Pendukung Prabowo-Gibran yang Kini Diduga Terancam Bangkrut

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:17 WIB

Sritex Pabrik Apa? Pabrik Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Terlilit Utang hingga Terancam Bangkrut

Sritex Pabrik Apa? Pabrik Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Terlilit Utang hingga Terancam Bangkrut

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 21:06 WIB

Profil Pabrik Tekstil Sritex: Dulu Bangga All In Prabowo-Gibran, Kini Terancam Gulung Tikar

Profil Pabrik Tekstil Sritex: Dulu Bangga All In Prabowo-Gibran, Kini Terancam Gulung Tikar

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2024 | 12:27 WIB

Pabriknya Terancam Bangkrut, Bos Raksasa Tekstil Sritex Memohon Ini ke Gibran

Pabriknya Terancam Bangkrut, Bos Raksasa Tekstil Sritex Memohon Ini ke Gibran

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 10:47 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB