Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Starbucks Tutup 59 Gerai Imbas Karyawan Mogok Kerja

Iwan Supriyatna | Rinaldi Aban | Suara.com

Selasa, 24 Desember 2024 | 10:19 WIB
Starbucks Tutup 59 Gerai Imbas Karyawan Mogok Kerja
Ilustrasi Starbucks Foto oleh Dom J via Pexel

Suara.com - Starbucks telah menutup 59 gerai hingga hari ini. Hal ini dikarenakan imbas mogok kerja yang dilakukan karyawan perusahaan tersebut.

Mogok kerja, yang dimulai pada Jumat kemarin dilakukan di wilayah Los Angeles Chicago, dan kota asal Starbucks di Seattle.

Serta terbaru mogok kerja di Boston, Dallas, dan Portland, Oregon. Pekerja di New York, Denver, Pittsburgh, dan kota-kota lain juga telah bergabung dalam aksi mogok kerja selama akhir pekan.

Para pekerja memprotes kurangnya kemajuan dalam negosiasi kontrak dengan perusahaan. Starbucks Workers United, yang memulai upaya pembentukan serikat pekerja pada tahun 2021, mengatakan Starbucks telah gagal menghormati komitmen yang dibuat pada bulan Februari untuk mencapai kesepakatan kerja tahun ini.

"Serikat pekerja juga ingin perusahaan menyelesaikan masalah hukum yang belum terselesaikan, termasuk ratusan tuntutan praktik ketenagakerjaan yang tidak adil yang telah diajukan pekerja kepada National Labor Relations Board," ujarnya seperti dikutip Japan Today, Selasa (24/12/2025).

Sejak tahun 2021, barista di 535 gerai Starbucks milik perusahaan di AS telah memilih untuk bergabung dengan serikat pekerja.

Sementara, perusahaan mengatakan mogok itu tidak berdampak signifikan" pada operasi gerainya.  Starbucks memiliki sekitar 10.000 gerai yang dikelola perusahaan di AS.

" Kami menghormati hak mitra kami untuk terlibat dalam aksi mogok yang sah, dan kami menghargai ribuan mitra di seluruh negeri yang terus saling mendukung dan menghadirkan pengalaman Starbucks bagi pelanggan kami," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Kedua belah pihak telah berunding sejak musim semi tetapi tampaknya telah mencapai jalan buntu terkait masalah ekonomi. Starbucks mengatakan telah berkomitmen untuk memberikan kenaikan gaji tahunan sebesar 1,5% atau lebih bagi pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja.

Selain itu, Starbucks mengklaim bahwa para barista di AS memperoleh gaji rata-rata 18 dollar AS per jam. Dengan berbagai tunjangan  termasuk perawatan kesehatan, biaya kuliah gratis, dan cuti keluarga berbayar — paket gaji Starbucks bernilai rata-rata 30 dollar AS per jam bagi barista yang bekerja sedikitnya 20 jam per minggu, kata perusahaan itu.

Namun, para pekerja mengatakan bahwa mereka layak mendapatkan lebih, dan mencatat bahwa Ketua dan CEO baru Starbucks Brian  Niccol, yang mulai bekerja pada bulan September, dapat menghasilkan lebih dari 100 juta dollar AS pada tahun pertamanya bekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara Sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara Sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:41 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:27 WIB

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:30 WIB

Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini

Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:58 WIB

Buruh Kompak Desak Reformasi SJSN, Minta Revisi UU Libatkan 10 Konfederasi

Buruh Kompak Desak Reformasi SJSN, Minta Revisi UU Libatkan 10 Konfederasi

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:16 WIB

Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja

Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:45 WIB

Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri

Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:19 WIB

Belum Siap Beri Keterangan, Pemerintah-DPR Minta MK Tunda Sidang Uji Materiil UU Guru dan Dosen

Belum Siap Beri Keterangan, Pemerintah-DPR Minta MK Tunda Sidang Uji Materiil UU Guru dan Dosen

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:27 WIB

Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik

Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:40 WIB

Bisnis Mixue Hadir di Amerika Serikat, Netizen: McDonald's Ketar-ketir?

Bisnis Mixue Hadir di Amerika Serikat, Netizen: McDonald's Ketar-ketir?

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 08:51 WIB

Terkini

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:56 WIB

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:27 WIB

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB