Efisiensi, Starbucks Kembali PHK 1.100 Karyawannya

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 25 Februari 2025 | 13:28 WIB
Efisiensi, Starbucks Kembali PHK 1.100 Karyawannya
Starbucks Thamrin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Starbucks memangkas 1.100 pekerjaan dan menyederhanakan menunya di Amerika Serikat (AS).

Hal ini karena berupaya meningkatkan bisnis yang lesu di pasar dalam negeri. Beberapa menu yang dihilangkan termasuk Royal English Breakfast Latte, White Hot Chocolate, dan beberapa jenis frappuccino campuran.

Namun, Starbucks mengatakan lebih banyak penawaran akan dipangkas. Agar bertujuan untuk mengecilkan menunya hampir sepertiga selama tahun depan, dengan harapan dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kualitas dan konsistensi.

Perusahaan telah bergulat dengan penurunan penjualan yang berkelanjutan sejak tahun lalu, yang khususnya terasa di AS.

Kepala eksekutif Brian Niccol, yang sebelumnya mengepalai rantai makanan Meksiko Chipotle, dibawa ke Starbucks tahun lalu untuk membantu membalikkan keadaan bisnis.

Ia mengatakan ingin melihat perusahaan kembali ke akarnya sebagai kedai kopi. "Minuman yang ditetapkan untuk talenan tidak biasa dibeli, dapat rumit dibuat, atau seperti minuman lain di menu kami", kata Starbucks dilansir BBC, Selasa (25/3/2025).

"Kami menyederhanakan menu kami untuk fokus pada lebih sedikit item yang populer, yang dieksekusi dengan sangat baik," tambahnya.

Keputusan ini akan membuka jalan bagi inovasi, membantu mengurangi waktu tunggu, meningkatkan kualitas dan konsistensi, dan selaras dengan identitas inti sebagai perusahaan kopi.

PHK yang diumumkan pada hari Senin difokuskan pada peran "mitra pendukung" perusahaan dan tidak akan memengaruhi pekerjaan atau investasi di toko.

baca juga

Perusahaan mengatakan akan memberi tahu staf yang terdampak oleh keputusan tersebut pada tengah hari pada hari Selasa. Perusahaan juga menghilangkan "beberapa ratus" posisi yang terbuka dan tidak terisi.

"Tujuan kami adalah untuk beroperasi lebih efisien, meningkatkan akuntabilitas, mengurangi kompleksitas, dan mendorong integrasi yang lebih baik," tulis Tn. Niccol dalam pengumuman tersebut.

Starbucks mempekerjakan lebih dari 360.000 orang dan mengoperasikan atau memberi lisensi pada lebih dari 40.000 toko di seluruh dunia. AS merupakan pasar terbesar dan terpentingnya.

Tetapi mereknya di sana telah merosot dalam beberapa tahun terakhir karena pelanggan mengeluhkan waktu tunggu yang lama dan harga yang tinggi, dan perusahaan bergulat dengan para barista yang berusaha berserikat.

Perusahaan tersebut juga terlibat dalam perdebatan mengenai perang Israel-Gaza, menghadapi seruan boikot dari kubu pro-Israel dan pro-Palestina, meskipun perusahaan berupaya untuk tetap netral.

Perusahaan tersebut bulan lalu mengatakan transaksi di toko-toko AS yang dibuka setidaknya selama setahun turun 8% pada kuartal terakhir, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dorongan untuk menyederhanakan menu menandai pergeseran dari strategi sebelumnya, yang menekankan minuman yang dipersonalisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Melek Finansial Sejak Kuliah: Kunci Gen Z Hindari Keputusan Keuangan yang Menyesatkan

Melek Finansial Sejak Kuliah: Kunci Gen Z Hindari Keputusan Keuangan yang Menyesatkan

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 19:18 WIB

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Video | Rabu, 09 September 2026 | 13:59 WIB

Diperintah Prabowo, Purbaya Akui Pembukaan Rekening Massal BRI-BSI biar Warga Kebagian Bansos

Diperintah Prabowo, Purbaya Akui Pembukaan Rekening Massal BRI-BSI biar Warga Kebagian Bansos

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:28 WIB

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 10:58 WIB

Purbaya Klaim Ekonomi RI Membaik karena Aksi Demo Lebih Sedikit

Purbaya Klaim Ekonomi RI Membaik karena Aksi Demo Lebih Sedikit

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 08:55 WIB

659.419 Rekening Terkait Penipuan Diblokir, Dana Korban Rp771,2 Miliar Diamankan

659.419 Rekening Terkait Penipuan Diblokir, Dana Korban Rp771,2 Miliar Diamankan

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×