Irlandia Bakal Kehilangan 80 Ribu Pekerjaan, Apa Penyebabnya?

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 25 Maret 2025 | 12:08 WIB
Irlandia Bakal Kehilangan 80 Ribu Pekerjaan, Apa Penyebabnya?
80 ribu pekerjaan akan hilang di Irlandia

Suara.com - Pemerintah Irlandia telah memperingatkan bahwa negara itu bisa kehilangan hingga 80.000 pekerjaan jika Donald Trump melancarkan perang dagang dengan Uni Eropa.

Menteri keuangan Irlandia, Paschal Donohoe, mengatakan bahwa estimasi pekerjaan tersebut mewakili hampir setengah dari tenaga kerja di sektor multinasional Irlandia. Hal ini diharapkan menjadi target presiden AS sebagai bagian dari upaya untuk memulangkan pekerjaan dan pajak.

"Dalam skenario terburuk, sangat mungkin bahwa antara 50.000 dan 80.000 pekerjaan yang seharusnya tercipta atau dipertahankan dalam perekonomian  bakal hilang,"dilansir The Guardian, Selasa (25/3/2025).

Pemerintah Irlandia juga menanggapi klaim oleh menteri perdagangan AS, Howard Lutnick, bahwa Irlandia menjalankan "penipuan pajak". Menteri perusahaan Irlandia, Peter Burke, mengatakan Lutnick, yang sebelumnya menggambarkan surplus perdagangan barang Irlandia dengan AS sebagai "omong kosong", salah.

“Kami memiliki perjanjian bilateral terbanyak, perjanjian pajak sebagai bagian dari UE juga. Jadi kami sama sekali tidak memiliki penipuan pajak di negara ini. Kami sangat jelas dalam hal transparansi,” katanya.

Padahal negara tersebut telah memimpin Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi yang merevisi perjanjian pajak yang meningkatkan tarif pajak perusahaan Irlandia dari 12,5% menjadi 15%.

“Kami harus mencoba dan memperbaiki banyak penipuan pajak ini. Irlandia adalah favorit saya. Negara Irlandia tahun lalu memiliki surplus anggaran sebesar 60 miliar dollar AS. Jadi Amerika kehilangan 2 triliun dollar AS dan mereka menghasilkan 60 milliar dollar AS” katanya, yang secara signifikan meningkatkan surplus aktual Irlandia.

Pada tahun 2024, Irlandia mencatat surplus sebesar 25 miliar Euro yang mencakup rejeki nomplok pajak Apple yang “transformasional” sebesar 14 miliar euro. Data resmi pemerintah menunjukkan Irlandia tahun lalu mengalami defisit perdagangan dengan AS hampir 93 miliar dollarAS jika barang dan jasa diperhitungkan. Defisit tersebut mencakup surplus perdagangan barang sekitar 70 miliar Euro tetapi defisit jasa sebesar 163 miliar Euro.

Trump telah mengatakan akan memberlakukan tarif terhadap UE pada 2 April, yang ia gambarkan sebagai "hari pembebasan". Dalam pertemuan dengan taoiseach Irlandia di Ruang Oval dua minggu lalu, ia menegaskan bahwa Irlandia menjadi sasarannya, dengan menunjuk perusahaan farmasi AS yang beroperasi di Irlandia, termasuk Pfizer dan Eli Lilly.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan keras terhadap Irlandia atas dugaan pencaplokan industri farmasi AS. Pernyataan ini memberikan pukulan bagi Perdana Menteri Irlandia, Micheál Martin, yang mengunjungi Gedung Putih dalam rangka perayaan Hari St. Patrick.

Trump menuduh Irlandia telah mencuri industri farmasi Amerika serta pendapatan pajak yang seharusnya masuk ke kas negara. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Oval Office, ia menyebut kebijakan pajak rendah Irlandia sebagai salah satu faktor utama yang menarik perusahaan-perusahaan besar AS, termasuk Pfizer, Boston Scientific, dan Eli Lilly, untuk beroperasi di sana.

"Orang Irlandia itu pintar, sangat pintar," kata Trump. "Mereka mengambil perusahaan farmasi kami dan perusahaan lain. Pulau kecil dengan lima juta penduduk ini menguasai seluruh industri farmasi AS,"imbuhnya.

Selain menyoroti kebijakan pajak Irlandia, Trump juga mengkritik Uni Eropa secara luas. Ia menuduh UE telah "didirikan untuk mengeksploitasi Amerika Serikat" dan bahwa presiden-presiden AS sebelumnya telah kehilangan segmen besar ekonomi AS kepada Eropa.

"Kita memiliki masalah dengan Uni Eropa. Mereka tidak mau menerima produk pertanian kita. Mereka tidak membeli mobil kita. Sementara kita menerima jutaan mobil dari mereka, BMW, Mercedes-Benz, Volkswagen, dan semuanya. Kita menerima jutaan mobil," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:15 WIB

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 14:20 WIB

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:20 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Katanya Lowongan Kerja Banyak, Kenapa Cari Kerja Tetap Susah?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×