Pidato Prabowo di PBB Dianggap Bisa Undang Minat Asing Berinvestasi

Achmad Fauzi

Kamis, 25 September 2025 | 13:28 WIB
Pidato Prabowo di PBB Dianggap Bisa Undang Minat Asing Berinvestasi
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). [Handout/Sekretariat Presiden]
baca 10 detik
  •    Pidato Prabowo di PBB bisa merangsang investasi asing masuk

  •    Indonesia diperhitungkan dunia karena punya potensi pertumbuhan ekonomi tinggi

  •    Pemerintah harus segera perbaiki birokrasi agar investor tidak lari

Suara.com - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin), menilai pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Amerika Serikat bisa merangsang asing untuk berinvestasi.

Wakil Ketua Umum Bidang Analisis Kebijakan Makro Ekonomi Kadin, Aviliani, harapan ini setelah Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara berkembang dengan potensi pertumbuhan ekonomi tinggi.

Ia menjelaskan, Indonesia kini juga semakin diperhitungkan di kancah internasional

"Jadi, sebenarnya ini momentum baik. Kalau orang sudah dipercaya, mau minta apa saja pasti bisa," ujar Aviliani seperti dikutip, Kamis (25/9/2025).

Pengamat ekonomi Aviliani.
Pengamat ekonomi Aviliani.

Menurut Aviliani, pemerintah harus siap jika, memang diplomasi Presiden ini mengundang banyak investasi. Misalnya, dari aspek birokrasi maupun perizinan berusaha.

Birokrasi yang lambat dan prosedur yang rumit dinilai masih menjadi tantangan utama bagi Indonesia dalam memaksimalkan peluang global.

"Jangan sampai sudah dipercaya, ketika investor masuk ke Indonesia, banyak persoalan yang mereka akhirnya tidak jadi. Birokrasi ini menjadi masalah dari tahun ke tahun," imbuhnya.

Aviliani menuturkan, selain birokrasi, kondisi demografi juga jadi faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, jumlah penduduk usia produktif memengaruhi konsumsi dan investasi.

"Demografi sangat menentukan bagaimana perekonomian itu tumbuh, makanya kalau kita lihat yang bisa tumbuh 4-5 persen ke atas itu adalah negara berkembang. Negara-negara maju cenderung hanya sampai 2-3 persen,” imbuhnya.

baca juga

Aviliani menyatakan, situasi sejumlah negara maju kini mengalami pertumbuhan konsumsi yang lambat akibat populasi menua, sehingga investasi juga cenderung menurun. Sebaliknya, negara-negara berkembang masih memiliki permintaan domestik yang kuat dan peluang investasi tinggi.

"Tidak ada orang yang mau berinvestasi ketika konsumsi turun. Nah, sekarang tinggal bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintah itu bisa membuat investor tertarik masuk ke Indonesia," bebernya.

Sementara, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, menggambarkan forum Sidang Majelis Umum PBB sebagai ‘Piala Dunia Diplomasi’, di mana kepala negara maupun kepala pemerintahan hadir untuk membawa solusi global.

Menurut Hamdan, Prabowo di Sidang Umum PBB menekankan pentingnya multilateralisme, ketahanan pangan, dan aksi nyata terhadap perubahan iklim sebagai bagian dari peran global Indonesia di kancah internasional. Hamdan menyebut isi pidato yang disampaikan oleh Prabowo mendapat simpati positif dari para peserta sidang yang hadir.

"Kalau kita lihat Sidang Umum PBB itu seperti piala dunia diplomasi. Kepala pemerintahan dan kepala negara hadir, bukan untuk melihat siapa yang mencetak gol paling banyak, tapi yang datang dan bisa membawa solusi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Berdampak Indonesia Jadi Magnet Baru bagi Investor

Bisnis Berdampak Indonesia Jadi Magnet Baru bagi Investor

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 13:22 WIB

Indonesia Terdepan di Asia Pasifik dalam Transisi Energi, Kalahkan Rata-rata Regional

Indonesia Terdepan di Asia Pasifik dalam Transisi Energi, Kalahkan Rata-rata Regional

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 09:48 WIB

Indonesia-Kanada Teken Perjanjian Dagang, Ekspor RI Diproyeksi Melonjak Rp190 Triliun

Indonesia-Kanada Teken Perjanjian Dagang, Ekspor RI Diproyeksi Melonjak Rp190 Triliun

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 09:10 WIB

Terkini

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

×