Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Senin Pagi, Rupiah Dibuka Menguat Terhadap Dolar AS

Liberty Jemadu | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 10 November 2025 | 10:05 WIB
Senin Pagi, Rupiah Dibuka Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah menguat terhadap dolar AS pada Senin pagi (10/11/2025). [Pixabay]
  • Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Senin pagi, rupiah dibuka di level Rp 16.674 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,10 persen.
  • Beberapa mata uang utama Asia Tenggara di saat yang sama melemah terhadap dolar.
  • Sementara dolar AS menguat 0,04 persen ke 99,64.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Senin pagi (10/11/2025). Di saat yang sama kurs dolar AS juga menguat, sementara beberapa mata uang Asia Tenggara menunjukkan pelemahan.

Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Senin pagi, rupiah dibuka di level Rp 16.674 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,10 persen. Sementara dolar AS menguat 0,04 persen ke 99,64.

Beberapa mata uang utama Asia Tenggara di saat yang sama melemah terhadap dolar. Misalnya peso Filipina melemah 0,53 persen, baht Thailand melemah 0,03 persen dan dolar Singapura melemah 0,12 persen. Adapun ringgit Malaysia menguat 12 persen.

Sementara beberapa mata uang Asia lainnya bergerak bervariasi. Contohnya dolar Taiwan mengalami pelemahan 0,09 persen, yen Jepang turun 0,26 persen, dolar Hong Kong naik 0,02 persen, won Korea Selatan menguat 0,53 persen dan yuan China menguat 0,03 persen.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah akan cenderung ditutup melemah pada level Rp16.690-Rp16.740 per dolar AS hari ini. Ada beberapa faktor yang akan berpengaruh pada rupiah.

Pertama dari sisi eksternal, shutdown pemerintahan AS yang berkepanjangan telah membuat pasar tidak memiliki panduan resmi terhadap sejumlah data ekonomi krusial AS. Ini meningkatkan ketidakpastian dan membuat pasar mengandalkan survei sektor swasta sebagai sinyal ekonomi.

Survei oleh sektor swasta, lanjut Ibrahim, menunjukkan bahwa terjadi tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS, sehingga mendorong ekspektasi The Fed untuk kembali melonggarkan suku bunga lebih cepat.

Sementara itu, dari China, tingkat ekspor turun pada Oktober 2025 setelah mengalami kenaikan tajam pada September 2025 lalu. Impor China juga melemah yang dinilai menyebabkan penurunan neraca perdagangan.

Di dalam negeri, terjadi perlambatan laju perekonomian pada kuartal III/2025, dengan realisasi hanya 5,04 persen. Ibrahim menyebut, posisi laju perekonomian tersebut telah memperberat upaya pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan tahunan di level 5,2 persen.

Sementara itu, pemerintah memperkirakan ekonomi tumbuh di level 5,5 persen pada kuartal IV/2025. Ibrahim menilai, jika hal itu bisa tercapai, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia selama setahun hanya akan berada di level 5,13 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untung Rugi Redenominasi Rupiah

Untung Rugi Redenominasi Rupiah

Bisnis | Minggu, 09 November 2025 | 20:41 WIB

Apakah Indonesia Pernah Redenominasi Rupiah? Purbaya Mau Ubah Rp1.000 Jadi Rp1

Apakah Indonesia Pernah Redenominasi Rupiah? Purbaya Mau Ubah Rp1.000 Jadi Rp1

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 16:30 WIB

Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Uang Rp 1000 Jadai Rp 1, Apa Maksudnya?

Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Uang Rp 1000 Jadai Rp 1, Apa Maksudnya?

News | Sabtu, 08 November 2025 | 15:44 WIB

Aliran Modal Asing Keluar Begitu Deras Rp 4,58 Triliun di Pekan Pertama November 2025

Aliran Modal Asing Keluar Begitu Deras Rp 4,58 Triliun di Pekan Pertama November 2025

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 13:53 WIB

Purbaya Mau Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Menko Airlangga: Belum Ada Rencana Itu!

Purbaya Mau Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Menko Airlangga: Belum Ada Rencana Itu!

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 20:41 WIB

Terkini

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB