Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Eri Budiono Lapor: Bank Neo Kempit Laba Rp517 Miliar Hingga Oktober 2025

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2025 | 19:31 WIB
Eri Budiono Lapor: Bank Neo Kempit Laba Rp517 Miliar Hingga Oktober 2025
Direktur Utama BNC, Eri Budiono (batik). Foto Fadil-Suara.com
  • Hingga Oktober 2025, BNC berhasil mencatatkan laba total senilai Rp517,20 miliar. 
  • Angka ini melonjak tajam hingga 73 kali lipat dibandingkan laba Oktober 2024 yang hanya Rp6,95 miliar.
  • Pertumbuhan profitabilitas BNC didukung oleh sejumlah indikator kesehatan finansial yang menguat. 

Suara.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), pelopor bank dengan layanan digital di Indonesia, kembali memamerkan kinerja keuangan yang impresif dalam kegiatan Public Expose 2025 di Jakarta hari ini (16/12/2025).

Emiten bersandi BBYB ini secara konsisten menegaskan posisinya sebagai bank digital yang telah mencapai fase profitabilitas berkelanjutan, ditandai dengan lonjakan laba yang fantastis.

Direktur Utama BNC, Eri Budiono, memaparkan bahwa hingga Oktober 2025, Perseroan berhasil mencatatkan laba total senilai Rp517,20 miliar. Angka ini melonjak tajam hingga 73 kali lipat (year-on-year/yoy) dibandingkan laba Oktober 2024 yang hanya Rp6,95 miliar.

“Kinerja positif hingga Oktober 2025 hasil dari pengendalian risiko yang disiplin, pengelolaan operasional yang makin baik, serta inovasi layanan yang terus kami perluas. Pencapaian ini menegaskan bahwa transformasi digital BNC telah memasuki fase yang mencerminkan fondasi yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk pertumbuhan bisnis Perseroan,” ujar Eri Budiono.

Pertumbuhan profitabilitas BNC didukung oleh sejumlah indikator kesehatan finansial yang menguat seperti modal inti Perseroan menguat menjadi Rp4,00 triliun, meningkat signifikan 20,06% yoy dari Rp3,33 triliun pada Oktober 2024.

Total aset BNC mencapai Rp18,49 triliun per Oktober 2025, tumbuh 3,01% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membaik secara drastis sebesar 16,92 poin persentase, berada di level sehat 82,83% (vs. 99,75% pada Oktober 2024).

Direktur Bisnis BNC, Aditya Wahyu Windarwo, menambahkan bahwa perbaikan BOPO ini mencerminkan pengelolaan operasional yang semakin efisien dan mature.

Meskipun penyaluran kredit secara total tercatat turun 14,16% yoy menjadi Rp7,40 triliun, hal ini mencerminkan strategi Bank yang lebih berfokus pada perbaikan kualitas aset dan kehati-hatian dalam memilih segmen pembiayaan.

Strategi ini terbukti efektif dalam menekan risiko, terlihat dari rasio kredit bermasalah (NPL Gross) membaik signifikan menjadi 2,89% per Oktober 2025, jauh lebih rendah dibandingkan 3,74% di periode yang sama tahun lalu. Produk kredit unggulan, Neo Loan atau Neo Pinjam yang tersedia di aplikasi neobank, mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 139% secara tahunan.

Struktur permodalan BNC juga sangat solid, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) melonjak menjadi 47,77% (tumbuh 11,88 poin persentase yoy), yang menjamin kemampuan Bank untuk mendukung ekspansi bisnis yang berkualitas di masa depan.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap stabil di posisi Rp13,60 triliun, menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang terjaga terhadap layanan perbankan digital BNC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUVA Caplok 99,99 Persen Saham BKPP

BUVA Caplok 99,99 Persen Saham BKPP

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:42 WIB

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:50 WIB

Hanya 5 Menit! Cara Menghitung Bunga Deposito Sesuai Aturan

Hanya 5 Menit! Cara Menghitung Bunga Deposito Sesuai Aturan

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB