Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Garap Hilirisasi Susu Nasional, Perkebunan Kandangan Gandeng Bappenas Siapkan Model Terpadu

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:47 WIB
Garap Hilirisasi Susu Nasional, Perkebunan Kandangan Gandeng Bappenas Siapkan Model Terpadu
Ilustrasi sapi perah. [Shutterstock]
  • PT Perkebunan Kandangan Madiun mematangkan proyek PSN hilirisasi susu terpadu di kawasan Madiun sejak Desember 2025.
  • Proyek ini akan mengimpor sapi perah F1 unggulan dari AS untuk mencapai produksi susu skala besar domestik.
  • Perusahaan akan bermitra dengan petani lokal untuk pasokan pakan guna mendukung program peningkatan gizi nasional.

Roberto mengakui tantangan utama berada di sisi hulu, terutama terkait ketersediaan pakan berkualitas seperti jagung dan hijauan.

Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan menyiapkan skema kemitraan dengan petani lokal guna menjamin pasokan pakan.

Peternakan perkebunan kandangan madiun. [Ist]
Peternakan perkebunan kandangan madiun. [Ist]

“Kami ingin petani lokal terlibat langsung. Mereka memasok jagung untuk pakan sapi. Peternakan berjalan, pertanian juga ikut berkembang,” ucapnya.

Saat ini, sebagian besar kebutuhan susu nasional masih dipenuhi dari impor sehingga industri pengolahan susu dalam negeri belum berkembang optimal.

Melalui proyek PSN ini, PT Perkebunan Kandangan Madiun menargetkan hilirisasi penuh mulai dari produksi, pengolahan, hingga distribusi dalam satu kawasan.

“Selama ini susu diimpor dulu baru diolah di Indonesia. Dengan model ini, seluruh proses dilakukan di dalam negeri dan langsung disalurkan untuk MBG maupun pasar bebas,” ungkap Roberto.

Perusahaan menargetkan kepemilikan 20.000 ekor sapi perah F1 pada 2026 dengan pengiriman bertahap sebanyak 5.000 ekor.

Seluruh fasilitas peternakan disiapkan mengikuti standar internasional, termasuk pengaturan sirkulasi udara, suhu ideal, serta ketersediaan air bersih.

Roberto yakin proyek ini mampu memperkuat kemandirian susu nasional sekaligus sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menargetkan provinsinya sebagai pemasok utama susu nasional.

Khofifah sebelumnya menyatakan optimisme Jawa Timur dapat meningkatkan produksi susu nasional dan menekan impor.

“Dengan bibit sapi perah yang memiliki genetik unggul, produksi yang sebelumnya 12–15 liter bisa meningkat menjadi 20–25 liter per hari. Harapannya, impor susu yang saat ini masih sekitar 65 persen bisa dikurangi,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) RI tahun 2025, Jawa Timur memproduksi susu segar sebesar 468.712 ton per tahun atau berkontribusi sekitar 58 persen dari total produksi nasional sebesar 808.352 ton per tahun.

Selain memenuhi kebutuhan domestik, Khofifah menilai peluang ekspor susu dan produk olahannya terbuka lebar, terutama keju berbahan susu organik untuk pasar Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Sebut 3 Sektor yang Bisa Jadi Andalan Ekonomi RI di Masa Depan

Pengusaha Sebut 3 Sektor yang Bisa Jadi Andalan Ekonomi RI di Masa Depan

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 08:19 WIB

Jamin Keaslian Data! Peruri Dorong Hilirisasi Ijazah Digital

Jamin Keaslian Data! Peruri Dorong Hilirisasi Ijazah Digital

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 14:55 WIB

Bahlil Blak-blakan Hilirisasi Indonesia Beda dari China dan Korea, Ini Penyebabnya

Bahlil Blak-blakan Hilirisasi Indonesia Beda dari China dan Korea, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:59 WIB

Bahlil: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Wajib Dapat Porsi Ekonomi Besar

Bahlil: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Wajib Dapat Porsi Ekonomi Besar

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:38 WIB

Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2025 | 15:25 WIB

Bahlil Dorong Hilirisasi Berkeadilan: Daerah Harus Nikmati Manfaat Ekonomi Lebih Besar

Bahlil Dorong Hilirisasi Berkeadilan: Daerah Harus Nikmati Manfaat Ekonomi Lebih Besar

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:52 WIB

Terkini

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB