Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Cek Rute KRL Terdampak Banjir, KAI Commuter Beri Update Terkini

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 18 Januari 2026 | 13:34 WIB
Cek Rute KRL Terdampak Banjir, KAI Commuter Beri Update Terkini
Ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Hujan deras Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026) menyebabkan banjir rel kereta api di ibu kota.
  • KAI Commuter menerapkan rekayasa operasi pada Line Cikarang, membatalkan rute Tanjung Priok, dan memantau Stasiun Jakarta Kota.
  • Penumpang diimbau membawa perlengkapan hujan dan mengutamakan keselamatan saat berada di area stasiun yang licin.

Suara.com - Intensitas hujan yang sangat tinggi melanda wilayah ibu kota sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026).

Dampaknya, sejumlah ruas rel kereta api terendam banjir, yang memaksa PT KAI Commuter untuk menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan demi menjamin keamanan para penumpang.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengungkapkan bahwa hingga pukul 06.00 WIB, pihaknya harus menerapkan pola rekayasa operasi, khususnya bagi perjalanan yang melintasi area Stasiun Kampung Bandan yang terdampak genangan cukup tinggi.

Rekayasa Perjalanan KRL Line Cikarang

Akibat adanya genangan di jalur penghubung, perjalanan Commuter Line rute Cikarang kini mengalami perubahan pola operasi sebagai berikut:

Via Manggarai: Perjalanan hanya dilayani hingga Stasiun Angke untuk kemudian diputar balik kembali menuju Bekasi atau Cikarang.

Via Pasar Senen: Kereta hanya beroperasi sampai Stasiun Kemayoran sebelum kembali menuju arah Bekasi atau Cikarang.

Leza menambahkan bahwa dampak banjir kali ini juga sangat terasa pada jalur penghubung ke wilayah pelabuhan. '

Hingga saat ini, operasional Commuter Line rute Tanjung Priok terpaksa dihentikan atau dibatalkan sementara karena jalur rel yang belum memungkinkan untuk dilewati rangkaian kereta.

Sementara itu, Stasiun Jakarta Kota yang sempat terendam air dilaporkan sudah mulai membaik. "Genangan air di Stasiun Jakarta Kota akibat hujan saat ini telah surut," jelas Leza. Hal ini memungkinkan perjalanan Commuter Line rute Bogor tetap berjalan sesuai jadwal normal tanpa kendala berarti.

Tim teknis dari KAI Commuter masih bersiaga di lokasi-lokasi genangan untuk terus memantau keamanan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya. Penumpang diminta untuk bersabar dan terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi perusahaan.

Mengingat cuaca ekstrem yang masih berlanjut, KAI Commuter memberikan beberapa imbauan bagi masyarakat yang tetap harus bepergian:

  • Selalu membawa perlengkapan pelindung hujan seperti payung atau jas hujan.
  • Menggunakan alas kaki yang memiliki daya cengkeram kuat dan tidak licin guna menghindari risiko terpeleset di area stasiun.
  • Selalu memprioritaskan keselamatan diri di tengah kondisi lingkungan yang basah dan licin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 13:00 WIB

Banjir Rendam Tol Sedyatmo, Polisi Alihkan Arus Lalin Menuju Bandara Soekarno-Hatta

Banjir Rendam Tol Sedyatmo, Polisi Alihkan Arus Lalin Menuju Bandara Soekarno-Hatta

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 11:47 WIB

Laga Lima Set! Jakarta Electric PLN Mobile Taklukkan Bandung BJB Tandamata di Proliga 2026

Laga Lima Set! Jakarta Electric PLN Mobile Taklukkan Bandung BJB Tandamata di Proliga 2026

Sport | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB