Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:17 WIB
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono. [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Thomas Djiwandono perdana menghadiri RDG Februari 2026 sebagai Deputi Gubernur BI setelah dilantik 9 Februari.
  • Hasil RDG menunjukkan ketahanan likuiditas dan permodalan perbankan kuat berdasarkan uji tekanan.
  • Thomas akan mengoordinasikan sinergi dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Danantara, dan OJK untuk narasi pertumbuhan.

Suara.com - Thomas Djiwandono perdana mengikuti konferensi pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2026 dengan menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Dia dilantik sebagai Deputi Gubernur BI pada 9 Februari 2026 lalu. Adapun RDG tersebut dipimpin oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan dihadiri Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti, serta Deputi Gubernur Filianingsih Hendarta, Ricky P Gozali, dan Aida S Budiman.

Dalam RDG ini, dia menyampaikan mengenai ketahanan likuiditas dan permodalan perbankan yang dinilai masih kuat.

Hal ini tercermin dari hasil liquidity stress test yang dilakukan oleh Departemen Surveillance Makroprudensial, Moneter, dan Pasar (DSMM), yang menunjukkan bahwa sektor perbankan tetap resilien dalam menghadapi berbagai skenario tekanan eksternal.

“Di mana hasil stress test itu juga menunjukkan ketahanan perbankan terhadap skenario tekanan eksternal,” tutur Thomas saat Rapat Dewan Gubernur yang Digelar Secara Virtual, Jumat (20/2/2026).

Thomas menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan pemerintah. Dia pun tengah menyiapkan koordinasi lanjutan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Danantara, serta Otoritas Jasa Keuangan.

"Saat ini kami juga sedang mempersiapkan koordinasi lebih lanjut, dalam hal ini dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Danantara, dan bahkan OJK," katanya.

Menurut Thomas, koordinasi tersebut bertujuan untuk membangun narasi terpadu mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Nantinya, diharapkan dapat memberikan keyakinan yang lebih kuat kepada investor maupun lembaga pemeringkat kredit (credit rating agency) ke depan.

“Ini untuk membangun sebuah narasi yang terpadu mengenai pertumbuhan ekonomi tadi yang bisa dikhususkan terhadap investor maupun credit rating agency yang akan datang di kemudian hari,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI

Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:46 WIB

Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya

Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 07:52 WIB

Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026

Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:16 WIB

Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo

Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:16 WIB

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:39 WIB

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:26 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:24 WIB

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:03 WIB

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB

10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara

10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:19 WIB

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:33 WIB

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB