Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]
  • OJK menyatakan industri perbankan solid hingga 2026, ditandai pertumbuhan kredit 9,96% dan NPL terjaga 2,14%.
  • Revisi *outlook* negatif bank besar dipicu penyesuaian peringkat *sovereign* Indonesia, bukan fundamental bank.
  • Permodalan bank tetap kuat dengan rasio kecukupan modal mencapai 25,87%, likuiditas sangat memadai.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional hingga awal 2026 tetap berada dalam kinerja yang solid dan menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menekankan bahwa revisi outlook negatif terhadap sejumlah bank besar di Indonesia, termasuk kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bukan disebabkan oleh pelemahan fundamental kinerja perbankan.

Menurut Dian, perubahan outlook tersebut lebih dipicu oleh penyesuaian outlook peringkat kredit sovereign Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional seperti Moody’s dan Fitch Ratings, dari stabil menjadi negatif.

Hal ini turut memengaruhi persepsi risiko terhadap sektor perbankan nasional, ditambah dengan dinamika makroekonomi global.

“Pada dasarnya kondisi industri perbankan nasional berada dalam kondisi yang positif, dengan pertumbuhan kredit pada Januari 2026 sebesar 9,96 persen (year on year), sejalan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 13,48 persen,” ujar Dian dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Dari sisi kualitas aset, OJK mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level 2,14 persen. Sementara itu, permodalan industri perbankan juga tergolong kuat dengan rasio kecukupan modal mencapai 25,87 persen.

Likuiditas pun dinilai sangat memadai, tercermin dari rasio AL/NCD sebesar 121,23 persen, AL/DPK 27,54 persen, serta Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 197,92 persen, seluruhnya jauh di atas ambang batas yang ditetapkan.

Secara lebih rinci, kinerja bank-bank besar yang tergabung dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 dan Himbara menunjukkan pertumbuhan kredit dua digit, masing-masing sebesar 13,34 persen dan 13,43 persen.

Dari sisi pendanaan, pertumbuhan DPK juga kuat, yakni 16,32 persen untuk KBMI 4 dan 16,38 persen untuk Himbara, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat.

Ketahanan permodalan juga tetap solid. Rasio CAR Himbara tercatat sebesar 20,32 persen, sementara KBMI 4 berada di level 22,33 persen. Angka ini dinilai memberikan ruang ekspansi yang memadai sekaligus menjadi bantalan dalam menghadapi potensi risiko ke depan.

Dari aspek kualitas kredit, rasio NPL gross berada pada kisaran kurang dari 1 persen hingga 3 persen, dengan Loan at Risk (LaR) yang tetap terkendali. Kondisi ini menunjukkan penerapan manajemen risiko yang prudent serta tata kelola yang baik dalam penyaluran kredit.

Sepanjang 2025, bank KBMI 4 dan Himbara juga membukukan laba yang positif, mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, serta kualitas aset.

Di tengah ketidakpastian global, Himbara dinilai tetap mampu menjalankan fungsi intermediasi secara stabil dan berperan strategis dalam mendukung pembiayaan sektor riil serta program prioritas pemerintah.

OJK menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan guna memastikan perbankan menjalankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang memadai.

Penyesuaian outlook oleh lembaga pemeringkat, lanjut Dian, tidak secara langsung memengaruhi kemampuan bank dalam mengakses pendanaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan

Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:48 WIB

Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru

Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:51 WIB

DPR Sepakat Tunjuk Friderica Widyasari Sari Jadi Ketua DK OJK

DPR Sepakat Tunjuk Friderica Widyasari Sari Jadi Ketua DK OJK

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:01 WIB

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:16 WIB

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Widyasari: Ini Adalah Awal dari Era Baru!

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Widyasari: Ini Adalah Awal dari Era Baru!

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:56 WIB

Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan

Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:02 WIB

Terkini

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB