Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

M Nurhadi | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!
Sejumlah warga menunggu pasokan listrik kembali menyala dengan penerangan lilin saat terjadi pemadaman listrik di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/5/2026). [Antara]
  • Pemadaman listrik massal di Pulau Sumatra sejak 22 Mei 2026 menyebabkan kerugian besar bagi sektor ekonomi masyarakat.
  • KNPI mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi total terhadap jajaran direksi PT PLN atas kegagalan sistem kelistrikan nasional.
  • Bareskrim Polri melakukan investigasi di Desa Tempino, Jambi, untuk meneliti kerusakan kabel Sutet sebagai penyebab pemadaman listrik.

Suara.com - Gelombang protes dan kekecewaan publik pasca-insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatra terus bergulir.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) secara terbuka melayangkan kritik keras terhadap kinerja manajemen PT PLN (Persero) yang dinilai gagap dalam mengantisipasi kegagalan sistemik kelistrikan nasional.

Ketua KNPI Riau, Nasarudin, menegaskan bahwa pemadaman total sejak Jumat (22/5/2026) lalu telah menimbulkan kerugian material yang masif bagi masyarakat.

Sektor hilir seperti pelaku usaha mikro, industri rumahan, hingga pusat produksi konvensional yang mengandalkan stabilitas daya setrum terpaksa berhenti beroperasi.

“Kita sangat kecewa terhadap kinerja Dirut PLN atas terjadinya pemadaman total di berbagai wilayah Sumatera. Ini bukan persoalan kecil, karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Banyak aktivitas lumpuh, usaha masyarakat terganggu, hasil produksi rusak, bahkan rumah tangga mengalami kerugian besar akibat listrik mati total dalam waktu cukup lama,” ujar Nasarudin dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Nasarudin menilai, kelumpuhan energi berskala makro ini mencerminkan rapuhnya sistem mitigasi dan tata kelola infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sumatra.

Menyikapi ketidakprofesionalan tersebut, KNPI mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan perombakan dan evaluasi total terhadap jajaran direksi PLN.

“Kami meminta Presiden untuk melakukan evaluasi dan investigasi total di tubuh PLN. Jangan sampai ada oknum-oknum yang bermain dan mengorbankan kepentingan rakyat. PLN harus bertanggung jawab atas kerugian masyarakat, baik dari sektor produksi, UMKM, pedagang kecil, maupun rumah tangga,” cetus Nasarudin.

Bareskrim Polri Terjunkan Tim ke Jambi

Merespon dampaknya yang melumpuhkan hajat hidup orang banyak, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bergerak cepat melakukan investigasi di lapangan.

Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri langsung diterjunkan menuju titik kerusakan jaringan di Desa Tempino, Jambi.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Irhamni, mengonfirmasi bahwa fokus penyelidikan saat ini tertuju pada titik putus sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) 175 - 176 yang berlokasi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dan teknisi PLN, pihak kepolisian telah menyita material penting berupa kabel konduktor yang terputus untuk dilakukan uji laboratorium secara mendalam.

“Barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut. Sejauh ini, belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu,” terang Irhamni, Minggu (24/5/2026).

Kronologi Efek Domino Menurut Penjelasan PLN

Sebagai informasi, insiden pemadaman massal yang terjadi sejak Jumat dua hari lalu tersebut membuat sebagian besar wilayah Sumatra gelap gulita. Berdasarkan data teknis, terdapat sedikitnya 176 gardu induk di seluruh daratan Sumatra yang terdampak langsung oleh pemutusan arus interkoneksi ini.

Pihak PLN berdalih bahwa runtuhnya sistem kelistrikan ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di wilayah Jambi. Tingginya intensitas cuaca buruk disebut-sebut menjadi penyebab utama rusaknya jaringan transmisi Sutet, sehingga jalur utama tersebut secara otomatis keluar dari sistem kelistrikan Sumatra.

Lepasnya jalur Sutet di Jambi tersebut memicu pemisahan sistem kelistrikan secara mendadak antara wilayah Sumatra Bagian Utara (SBU) dan Sumatra Bagian Tengah (SBT). Pemisahan fasa ini melahirkan ketidakseimbangan beban (load) yang luar biasa besar di dalam jaringan.

Akibat beban pembangkit yang mendadak melonjak melebihi kapasitas operasional, frekuensi listrik di seluruh wilayah Sumatra merosot drastis hingga ke titik terendah.

Kondisi tersebut menciptakan efek domino, di mana sejumlah pembangkit listrik besar lainnya otomatis melakukan pemadaman mandiri (trip) guna memproteksi komponen mesin dari risiko lonjakan tegangan atau kerusakan yang lebih fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:17 WIB

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:28 WIB

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB