Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • PT Bach Multi Global Tbk melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia untuk menghimpun dana guna ekspansi bisnis infrastruktur energi dan telekomunikasi.
  • PT Esa Medika Mandiri Tbk resmi mencatatkan saham perdana untuk memperkuat struktur permodalan serta mengembangkan fasilitas produksi alat kesehatan nasional.
  • Kedua emiten tersebut secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia untuk mendukung pertumbuhan sektor industri strategis di tanah air.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi kedatangan dua emiten baru. Salah satunya adalah PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang telah menggelar penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melalui aksi korporasi ini, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menargetkan penghimpunan dana maksimal Rp307,5 miliar untuk mempercepat ekspansi bisnis di sektor energi dan infrastruktur telekomunikasi yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

Perseroan menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga penawaran saham ditetapkan pada kisaran Rp400 hingga Rp500 per saham, sehingga dana yang berpotensi diperoleh mencapai Rp307,5 miliar.

IPO BACH diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung kebutuhan konektivitas digital dan keandalan pasokan listrik nasional.

Direktur Utama PT Bach Multi Global Tbk, Budi Kurniawan, mengatakan IPO menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan bisnis.

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]

"Langkah strategis ini menjadi fondasi bagi BACH untuk mempercepat ekspansi bisnis di sektor penyediaan energi dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital dan keandalan pasokan listrik di Indonesia," ujar Budi Kurniawan di Gedung BEI, Rabu (8/7/2026).

Kinerja keuangan Perseroan sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Pendapatan meningkat menjadi sekitar Rp1,73 triliun, atau tumbuh hampir 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih melonjak 97,5 persen menjadi sekitar Rp155 miliar.

baca juga

Dengan IPO PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Perseroan optimistis dapat memperluas kapasitas usaha sekaligus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi energi dan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi di Indonesia.

Langkah ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan sektor digital dan energi nasional yang terus berkembang.

Selain itu, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) resmi terealisasi setelah perusahaan penyedia solusi alat kesehatan terintegrasi tersebut mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI)dengan kode saham EMMI.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Perseroan dalam memperkuat ekspansi bisnis sekaligus mendorong kemandirian industri alat kesehatan nasional.

Dalam IPO EMMI, Perseroan menerbitkan sebanyak 522,86 juta saham baru atau sekitar 30 persendari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana.

Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan, memperluas fasilitas produksi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja perusahaan.

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja, mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi awal baru bagi Perseroan sebagai perusahaan publik.

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]

"Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia," ujar Florian Chris Widjaja.

Perseroan menjelaskan penggunaan dana IPO akan difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni memperkuat struktur permodalan, mengembangkan fasilitas produksi, serta menambah modal kerja.

Sebagian dana akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman bank, sementara sebagian lainnya dialokasikan untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa.

Sisa dana akan dimanfaatkan untuk pembelian persediaan dan memenuhi kebutuhan modal kerja terkait proyek pengadaan alat kesehatan.

Presiden Komisaris PT Esa Medika Mandiri Tbk, Surya Gunawan Widjaja, menegaskan dukungan investor publik akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri.

"Dengan dukungan investor publik, kami akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri dan meningkatkan kemampuan kami dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan, baik untuk proyek pemerintah maupun swasta," kata Surya Gunawan Widjaja.

Menurutnya, focus perusahaan tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan.

"Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju," imbuh dia.

Ke depan, Perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan mengembangkan lini produk alat kesehatan produksi lokal, memperluas jaringan distribusi, serta memperkuat kerja sama dengan prinsipal internasional, termasuk mitra strategis yang terlibat dalam pengembangan fasilitas produksi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

×