BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • PT Bach Multi Global Tbk melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia untuk menghimpun dana guna ekspansi bisnis infrastruktur energi dan telekomunikasi.
  • PT Esa Medika Mandiri Tbk resmi mencatatkan saham perdana untuk memperkuat struktur permodalan serta mengembangkan fasilitas produksi alat kesehatan nasional.
  • Kedua emiten tersebut secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia untuk mendukung pertumbuhan sektor industri strategis di tanah air.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi kedatangan dua emiten baru. Salah satunya adalah PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang telah menggelar penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melalui aksi korporasi ini, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menargetkan penghimpunan dana maksimal Rp307,5 miliar untuk mempercepat ekspansi bisnis di sektor energi dan infrastruktur telekomunikasi yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

Perseroan menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga penawaran saham ditetapkan pada kisaran Rp400 hingga Rp500 per saham, sehingga dana yang berpotensi diperoleh mencapai Rp307,5 miliar.

IPO BACH diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung kebutuhan konektivitas digital dan keandalan pasokan listrik nasional.

Direktur Utama PT Bach Multi Global Tbk, Budi Kurniawan, mengatakan IPO menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan bisnis.

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]

"Langkah strategis ini menjadi fondasi bagi BACH untuk mempercepat ekspansi bisnis di sektor penyediaan energi dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital dan keandalan pasokan listrik di Indonesia," ujar Budi Kurniawan di Gedung BEI, Rabu (8/7/2026).

Kinerja keuangan Perseroan sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Pendapatan meningkat menjadi sekitar Rp1,73 triliun, atau tumbuh hampir 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih melonjak 97,5 persen menjadi sekitar Rp155 miliar.

baca juga

Dengan IPO PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Perseroan optimistis dapat memperluas kapasitas usaha sekaligus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi energi dan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi di Indonesia.

Langkah ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan sektor digital dan energi nasional yang terus berkembang.

Selain itu, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) resmi terealisasi setelah perusahaan penyedia solusi alat kesehatan terintegrasi tersebut mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI)dengan kode saham EMMI.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Perseroan dalam memperkuat ekspansi bisnis sekaligus mendorong kemandirian industri alat kesehatan nasional.

Dalam IPO EMMI, Perseroan menerbitkan sebanyak 522,86 juta saham baru atau sekitar 30 persendari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana.

Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan, memperluas fasilitas produksi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja perusahaan.

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja, mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi awal baru bagi Perseroan sebagai perusahaan publik.

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]

"Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia," ujar Florian Chris Widjaja.

Perseroan menjelaskan penggunaan dana IPO akan difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni memperkuat struktur permodalan, mengembangkan fasilitas produksi, serta menambah modal kerja.

Sebagian dana akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman bank, sementara sebagian lainnya dialokasikan untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa.

Sisa dana akan dimanfaatkan untuk pembelian persediaan dan memenuhi kebutuhan modal kerja terkait proyek pengadaan alat kesehatan.

Presiden Komisaris PT Esa Medika Mandiri Tbk, Surya Gunawan Widjaja, menegaskan dukungan investor publik akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri.

"Dengan dukungan investor publik, kami akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri dan meningkatkan kemampuan kami dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan, baik untuk proyek pemerintah maupun swasta," kata Surya Gunawan Widjaja.

Menurutnya, focus perusahaan tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan.

"Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju," imbuh dia.

Ke depan, Perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan mengembangkan lini produk alat kesehatan produksi lokal, memperluas jaringan distribusi, serta memperkuat kerja sama dengan prinsipal internasional, termasuk mitra strategis yang terlibat dalam pengembangan fasilitas produksi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

Terkini

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×