- Kanwil DJBC Kalbagsel menyita 2,2 juta batang rokok ilegal di Banjarbaru pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Petugas menangkap pria berinisial FS selaku pemilik di sebuah gudang ekspedisi kawasan Landasan Ulin Selatan.
- Operasi tersebut berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara dari sektor cukai dan pajak sebesar Rp 2,2 miliar.
Suara.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan bagian Selatan, berhasil menggulung sindikat peredaran rokok ilegal senilai Rp 2,2 miliar.
Berdasarkan data yang didapat oleh Suara.com, sedikitnya 2,2 juta batang rokok ilegal berhasil disita oleh otoritas kepabeanan Kalsel dalam operasi terbaru di Kota Banjarbaru.
Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil DJBC Kalbagsel melakukan operasi skala besar pada Kamis (30/7/2026).
Operasi itu persisnya menyasar jasa ekspedisi kawasan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Operasi ini menjadi pukulan telak bagi jaringan pengedar rokok tanpa pita cukai yang mencoba memanfaatkan jalur logistik darat di Kalimantan Selatan.
Intaian di Gudang Ekspedisi
Aksi sigap petugas dimulai sekitar pukul 10.00 WITA. Berdasarkan informasi intelijen dan hasil pemantauan lapangan, Tim P2 Kanwil DJBC Kalbagsel melakukan patroli di sekitar wilayah Landasan Ulin Selatan.
Fokus petugas tertuju pada aktivitas bongkar muat paket barang di "Ekspedisi A" yang mencurigakan.
Tanpa membuang waktu, petugas kemudian mendatangi lokasi tersebut. Dengan mengedepankan prosedur formal, tim memperkenalkan diri serta menunjukkan Surat Perintah dan ID Card resmi petugas Bea dan Cukai kepada pengelola ekspedisi.
Kecurigaan petugas terbukti saat dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah koli barang, yang baru saja diturunkan dari armada pengangkut.
Di hadapan pihak ekspedisi, petugas membongkar paket-paket tersebut dan menemukan ribuan slop rokok berbagai merek yang tidak dilekati pita cukai alias rokok polos.
Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan upaya pencarian terhadap pemilik atau penerima barang.
Aksi Kejar-kejaran dan Penangkapan Terperiksa FS
Informasi penting didapatkan dari pihak ekspedisi, seorang pria yang mengaku sebagai penerima barang sempat terlihat di lokasi
Namun, yang bersangkutan sedang keluar untuk mencari armada mobil pikap guna mengangkut barang-barang tersebut.