Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Terintimidasi Polisi Datang ke Rumah, Bawa Persenjataan Hingga Timbulkan Rasa Takut

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:18 WIB
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Terintimidasi Polisi Datang ke Rumah, Bawa Persenjataan Hingga Timbulkan Rasa Takut
Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan Malang di Lapangan Polda Jatim [SuaraJatim/Yuliharto Simon]

Suara.com - Keluarga korban tragedi Kanjuruhan merasa terintimidasi polisi datang ke rumah untuk meminta autopsi jenazah korban meninggal dalam peristiwa itu. Terlebih disebutkan jika polisi membawa persenjataan lengkap ke rumah salah satu keluarga korban.

Hal itu diungkap organisasi hak asasi manusia KontraS. Sekjen Federasi Kontras Andy Irfan mengatakan, Tim Gabungan Aremania menyesalkan tindakan polisi yang datang ke rumag Devi Athok warga Bululawang, Kabupaten Malang.

Devi Athok awalnya ingin melakukan autopsi untuk dua jenazah anaknya yang menjadi korban gas air mata dalam Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu, (1/10/2022) lalu.

Akhirnya keinginan salah satu keluarga Tragedi Kanjuruhan untuk permintaan autopsi akhirnya dibatalkan. Sebab keluarga korban merasa terintimidasi karena sering didatangi oleh personel polisi ke rumahnya.

“Kami menyesalkan tindakan polisi yang gegabah hadir ke rumah keluarga korban dalam hal ini ayah dari dua korban meninggal dari tragedi Kanjuruhan yang bersedia untuk melakukan autopsi. Pada akhirnya kehadiran aparatur kepolisian dengan seragam lengkap dan sebagian juga membawa persenjataan itu menimbulkan rasa takut bagi keluarga korban baik ayahnya dan kakeknya,” kata Andy, dikutip dari BeritaJatim.

Kehadiran polisi ke rumah duka secara terus menerus dianggap sebagai sebuah intimidasi.

Bahkan Devi Athok di dikte untuk membuat surat pernyataan pembatalan permintaan autopsi dua mendiang putrinya.

“Dan tindakan parat kepolisian ketika berkunjung ke rumah keluarga korban kemudian mengarahkan keluarga korban untuk mencabut rencana autopsi yang sebelumnya mereka lakukan. Polisi lalu mendikte atau kurang lebih mengarahkan cara membuat surat pernyataan yang kemudian berisi pembatalan rencana autopsi,” ujar Andy.

Andy mengatakan, hingga Rabu, (19/10/2022) siang dirinya masih intens berkomunikasi dengan Devi Athok.

Dia kepada Andy mengaku ketakukan sejak dirinya meminta ada autopsi dan keadilan bagi dua putrinya yang telah meninggal dunia.

Ironisnya pemerintah desa setempat dianggap ikut andil dalam dugaan intimidasi ini.

“Oleh karena ini saya intens berkomunikasi dengan ayah dari kedua korban tersebut dan hingga pagi ini masih ketakutan begitu. Mengapa ketika mereka telah mendapatkan musibah tapi bukan dibantu tapi justru dipojokkan aparat kepolisian, juga kecamatan, juga kelurahan. Tidak ada dukungan dari pihak-pihak terkait,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala Sampaikan Alasan Penyiraman Air Keras

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala Sampaikan Alasan Penyiraman Air Keras

Video | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:45 WIB

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Marsinah: Sejarah yang Terasa Berulang

Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Marsinah: Sejarah yang Terasa Berulang

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:50 WIB

Terkuak di Sidang! Intel BAIS Lacak Aktivis KontraS Andrie Yunus Lewat Google hingga Aksi Kamisan

Terkuak di Sidang! Intel BAIS Lacak Aktivis KontraS Andrie Yunus Lewat Google hingga Aksi Kamisan

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga

Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 21:06 WIB

Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions

Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 19:05 WIB

Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?

Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 18:05 WIB

Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool

Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 17:46 WIB

Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera

Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 17:40 WIB

Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?

Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 17:33 WIB

Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026

Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 17:11 WIB

11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 16:17 WIB

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala

Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 15:31 WIB