Otto Hasibuan Bantah Sebut Hotman Paris Langgar Kode Etik Advokat Karena Pamer Harta

Senin, 18 April 2022 | 15:36 WIB
Otto Hasibuan Bantah Sebut Hotman Paris Langgar Kode Etik Advokat Karena Pamer Harta
Otto Hasibuan (kiri) saat menggelar konferensi pers terkait kasus Hotman Paris Hutapea di kantornya, Senin (18/4/2022). [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Otto Hasibuan selaku Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) membantah telah menyebut Hotman Paris melanggar kode etik advokat, karena memamerkan harta kekayaan. 

Hal itu disampaikan Otto Hasiuan bersama anggota Peradi saat menggelar konferensi pers di kantornya di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Senin (18/4/2022). 

Hotman Paris [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Hotman Paris [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Apa yang dikatakan Hotman Paris tidak benar. Saya secara pribadi maupun sebagai Ketua Umum Peradi tidak pernah menyatakan hal tersebut," kata Otta Hasibuan. 

"Saya tidak pernah menyatakan bahwa advokat memamerkan itu (harta) melanggar kode etik," katanya menyambung.

Terlebih lagi ia tidak memiliki kewenangan  untuk menentukan apakah perlakuan Hotman Paris telah melanggar kode etik advokat atau tidak.

Otto Hasibuan (kiri) saat menggelar konferensi pers terkait kasus Hotman Paris Hutapea di kantornya, Senin (18/4/2022). [Evi Ariska/Suara.com]
Otto Hasibuan (kiri) saat menggelar konferensi pers terkait kasus Hotman Paris Hutapea di kantornya, Senin (18/4/2022). [Evi Ariska/Suara.com]

"Apakah melanggar kode etik itu kewenangan dewan kehormatan. Bukan sebagai saya ketua Peradi," katanya menjelaskan.

"Jadi tidak ada masalah harta dan uang. Uang dan harta konsekuensi logis melakukan tugasnya. Kalau advokat itu beprestasi baik akan ada penghargaan sekakin besar pada adhokat itu," imbuh advokat 62 tahun ini.

Otto Hasiuan hanya khawatir anak-anak muda yang ingin menjadi pengacara atau advokat hanya karena ingin kaya.

"Jangan sampai advokat baru jangan sampai punya keliru. Jangan sampai mau jadi advokat gara-gara mau kaya. Karena paradigma tersebut akan menghalal berbagai cara untuk mendapat uang," tutut Otto Hasibuan.

Baca Juga: Sama-Sama Kelola Kelab Malam, Sunan Kalijaga Sindir Gaya Marketing Hotman Paris: Gak Perlu Pamer Wanita

"Itu merupakan kewajiban saya harus memberikan edukasi atau calon advokat. Memberikan bekal sebagai pengacara agar masyarakat paham," ucapnya.

Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea mengutarakan kekecewaan ke Otto Hasibuan usai disindir sebagai pengacara yang doyan pamer kekayaan dalam sidang dewan kehormatan advokat Peradi. 

Menurut sang pengacara nyentrik ini, apa yang Otto Hasibuan keluhkan tidak ada kaitannya dengan etika kerja dan berperilaku sebagai advokat. 

Hotman Paris Hutapea juga menyayangkan kenapa Otto Hasibuan menyerangnya lewat isu doyan pamer kekayaan. Sebab, mereka sudah lama saling kenal dan mengetahui karakter masing-masing.

Ditambah lagi, Hotman Paris Hutapea juga jadi salah satu orang yang membantu Otto Hasibuan untuk naik jadi ketua Peradi. Padahal ketika itu, Hotman mengaku sudah diminta mendukung kandidat lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI