Gejala Sangat Variatif, Inilah Alasan Dokter Sulit Mendiagnosis Covid-19

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 30 April 2020 | 09:44 WIB
Gejala Sangat Variatif, Inilah Alasan Dokter Sulit Mendiagnosis Covid-19
Ilustrasi bersin di tengah pandemi COVID-19. [Pixabay/Mohamed Hassan]

Suara.com - Gejala apa yang menandai bahwa seseorang telah terinfeksi virus corona baru? Sekarang, pertanyaan ini menjadi sangat sulit dijawab, sebab seiring berjalannya waktu, gejala yang ditunjukkan pasien Covid-19 sangat bervariasi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah memperbarui pedoman gejala Covid-19. Mereka menambahkan nyeri otot, menggigil, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan kehilangan bau serta rasa, selain demam, batuk, dan sesak napas.

Beberapa gejala tumpang tindih dengan gejala penyakit lain seperti influenza, membuat infeksi ini sulit dibedakan tanpa tes swab. Lainnya, seseorang dapat terinfeksi virus tanpa menunjukkan gejala sama sekali, yang disebut dengan pasien asimtomatik.

"Ketika pandemi ini berkembang, menjadi sangat jelas bahwa gejala Covid-19 sangat bervariasi dari orang ke orang, dan ada banyak gejala yang sebelumnya tidak kami perhatikan berkaitan dengan Covid-19," kata Andrew Chan, seorang profesor imunologi dan penyakit menular di Harvard TH Chan School of Public Health.

"Akibatnya, kami benar-benar tertinggal dalam kemampuan kami untuk mengidentifikasi orang dengan infeksi Covid-19, dan mungkin mengakibatkan banyak orang berjalan-jalan dengan virus corona dan tidak mengetahuinya," sambungnya, dikutip Vox.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Batuk merupakan gejala infeksi Covid-19. (Shutterstock)

Gejala adalah tanda luar penyakit, dan dalam keadaan darurat bisa berfungsi sebagai proksi untuk tes.

Banyak rumah sakit sudah memberi tahu pasien dengan gejala Covid-19 untuk menganggap mereka terinfeksi virus dan melakukan isolasi mandiri, bahkan tidak melakukan tes untuk memastikan keberadaan virus.

Tanpa gambaran yang jelas tentang bagaimana Covid-19 bermanifestasi, sulit untuk memperkirakan tingkat sebenarnya dari pandemi. Dan tanpa rasa apa yang harus dicari, sulit bagi petugas kesehatan untuk mengambil tindakan pencegahan dan menawarkan perawatan yang tepat untuk pasien mereka.

Beberapa gejala Covid-19 adalah umum, tetapi tanda yang lebih ringan sulit dilacak

baca juga

Banyak pedoman untuk gejala Covid-19 didasarkan pada apa yang telah dipelajari para ilmuwan dari kasus-kasus sebelumnya, khususnya China.

Misalnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang melihat dari data 55.000 pasien Covid-19 di China.

Ilustrasi Anak Sakit Perut. (Shutterstock)
Ilustrasi diare tanda Covid-19 (Shutterstock)

Dokter di China menemukan pada Februari, gejala paling umum adalah demam (87,9% dari kasus yang dikonfirmasi), dan batuk kering (67,7%). Diikuti kelelahan (38,1%), adanya dahak (33,4%), sesak napas (18,6%), sakit tenggorokan (13,9%), dan sakit kepala (13,6%).

Tetapi pasien yang mereka lihat belum tentu mewakili semua orang yang terinfeksi di sana, hanya mereka yang menerima tes dan perawatan.

Dalam studi tersebut, sekitar 80 persen pasien memiliki penyakit ringan hingga sedang, 13,8 persen memiliki penyakit parah, dan 6,1 persen dalam kondisi kritis.

Kemungkinan masih banyak pasien terinfeksi dengan gejala sangat ringan, atau tidak sama sekali, tidak tercatat oleh penelitian ini, yang artinya gejala mereka (atau kurang dari itu) tidak terwakili dalam data statistik tersebut.

Gejala-gejala tidak jelas dan terkadang kontradiktif ini mungkin mencerminkan bagaimana virus berinteraksi dengan kondisi yang mendasarinya pada beberapa pasien, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, atau hanya perbedaan kerentanan tubuh. Variasi semacam ini adlaah fenomena yang sudah dilihat dokter pada infeksi lain.

“Misalnya, untuk influenza, kebanyakan orang akan menunjukkan demam, rasa sakit di tubuh, dan malaise. Tetapi sekelompok kecil orang akan menunjukkan diare dan muntah, ”kata David Pride, associate director mikrobiologi di University of California San Diego.

"Apa yang kita alami dengan Covid-19 mungkin hanya mencerminkan apa yang kita lihat di sejumlah penyakit lain di mana memengaruhi sekelompok orang dengan cara berbeda," lanjutnya.

Banyak dari laporan gejala yang kurang umum ini masih membutuhkan validasi lebih luas sebelum dapat digunakan sebagai pedoman klinis. Tetapi mereka menggambarkan betapa membingungkannya bagi pasien dan dokter untuk melacak Covid-19 tanpa pengujian yang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lifestyle | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:26 WIB

Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya

Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya

Bola | Senin, 24 November 2025 | 13:17 WIB

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:23 WIB

Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?

Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?

Lifestyle | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:05 WIB

5 Rekomendasi Obat Cacing yang Aman untuk Anak dan Orang Dewasa, Bisa Dibeli di Apotek

5 Rekomendasi Obat Cacing yang Aman untuk Anak dan Orang Dewasa, Bisa Dibeli di Apotek

Health | Kamis, 11 September 2025 | 17:14 WIB

7 Gejala Infeksi Saluran Kemih Ancam Pria Usia 40-an, Waspada!

7 Gejala Infeksi Saluran Kemih Ancam Pria Usia 40-an, Waspada!

Health | Senin, 01 September 2025 | 18:33 WIB

Meninggal Bukan Karena Cacingan, Dokter Jelaskan Penyebab Cacing ke Luar Dari Tubuh Balita Raya

Meninggal Bukan Karena Cacingan, Dokter Jelaskan Penyebab Cacing ke Luar Dari Tubuh Balita Raya

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:37 WIB

Raya Bocah Meninggal Penuh Cacing Viral, Rumah dan Lingkungan Disorot

Raya Bocah Meninggal Penuh Cacing Viral, Rumah dan Lingkungan Disorot

Video | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Balita Meninggal Akibat Cacingan Akut, Kemensos Selamatkan Kakaknya

Balita Meninggal Akibat Cacingan Akut, Kemensos Selamatkan Kakaknya

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:27 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×