Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 04 Juni 2020 | 09:00 WIB
Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Seorang pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan kabar baik dan kabar buruk soal gelombang kedua virus corona. Hal tersebut dinyatakan oleh direktur WHO bagian Eropa, Hans Kluge pada Rabu (3/5/2020).

"Kami masih belum memiliki vaksin atau obat untuk Covid-19," kata Hans Kluge, seperti yang dilansir dari New York Post.

Menurut Kluge, kabar buruknya adalah gelombang kedua yang tak bisa dihindari.

"Gelombang kedua tidak bisa dihindari. Tetapi semakin banyak negara mengangkat pembatasan dan ada ancaman yang pasti dari wabah berulang infeksi Covid-19 akan terjadi. Jika wabah itu tidak terisolasi, gelombang kedua mungkin datang dan mungkin sangat merusak," kata Kluge selama konferensi pers yang diadakan di Rusia.

Dilansir dari New York Post, berita baiknya adalah fakta bahwa dunia sekarang berada dalam posisi yang lebih baik untuk menangani virus corona setelah wabah pertama.

"Kami lebih memahami virus ini, kami mampu mengukur kerjanya, dan kami tahu bagaimana kami harus bersiap," kata Kluge.

Pandemi awal yang pecah di China pada akhir 2019 hingga hari ini telah menewaskan lebih dari 380.000 di seluruh dunia.

Para ahli, termasuk Dr. Anthony Fauci dari Gugus Tugas Korona Gedung Putih awalnya memperkirakan akan membutuhkan waktu hingga 18 bulan untuk mengembangkan vaksin yang efektif.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Tetapi pembuat obat dari Swiss Novartis akan mulai memproduksi vaksin virus corona genetik bulan Juni 2020 berdasarkan kesepakatan dengan para peneliti Massachusetts.

baca juga

AveXis, kelompok terapi gen Novartis juga telah setuju untuk memproduksi vaksin yang dikembangkan oleh Massachusetts Eye and Ear dan Rumah Sakit Umum Massachusetts. Produksi akan dimulai pada waktunya untuk uji klinis yang dijadwalkan akan dimulai pertengahan tahun ini.

Presiden AS, Donald Trump juga telah menegaskan bahwa vaksin akan dikembangkan dan siap untuk digunakan pada akhir tahun 2020 di bawah upaya ambisius para pembuat vaksin.

"Kami sedang bersiap-siap, kami memiliki formula itu dan kami memiliki apa yang kami butuhkan," kata Trump saat mengumumkan upaya vaksin bulan Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pekerja Seks Bertahan saat Pandemi: Banyak Konsumen Melupakan Saya

Cerita Pekerja Seks Bertahan saat Pandemi: Banyak Konsumen Melupakan Saya

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:29 WIB

Geger Apoteker di Makassar Keluarkan Surat Bebas Covid-19, Ini Faktanya

Geger Apoteker di Makassar Keluarkan Surat Bebas Covid-19, Ini Faktanya

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:33 WIB

WHO: Virus Corona Bermutasi Tidak Menjadi Lebih Berbahaya

WHO: Virus Corona Bermutasi Tidak Menjadi Lebih Berbahaya

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:29 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×