Kembali ke Sekolah di Tahun Ajaran Baru, Anak Wajib Dalam Keadaan Sehat

Rabu, 08 Juli 2020 | 07:30 WIB
Kembali ke Sekolah di Tahun Ajaran Baru, Anak Wajib Dalam Keadaan Sehat
Pedagang seragam sekolah melayani pembeli di Pasar Jatinegara, Jakarta, Selasa (30/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Dokter anak mengingatkan agar orangtua wajib memastikan anak dalam kondisi sehat sebelum mengizinkannya kembali ke sekolah.

Sejumlah sekolah yang berada di wilayah zona hijau covid-19 dipastikan akan melakukan proses belajar mengajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020, 13 Juli mendatang.

Mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia, orangtua diingatkan untuk memastikan anaknya benar-benar sehat jika harus berangkat ke sekolah.

"Orangtua harus yakin kalau anaknya sehat baru boleh masuk. Kalau anaknya agak sakit batuk, pilek, sebaiknya jangan," kata dokter spesialis anak dr. Lucia Nauli Simbolon saat dihubungi suara.com, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, orangtua juga berkewajiban memastikan anak disiplin menerapkan protokol kesehatan selama di sekolah, tegas Lucia. Seperti tetap memakai masker, menjaga jarak dengan teman dan guru, juga menjaga kebersihan tangan.

"Sampai di rumah juga langsung mandi, semprot disinfektan di tas sekolah, di sepatu. Tapi akan sulit mengontrol anak tetap pakai masker selama berada di sekolah. Itu adalah tugas berat dari guru sendiri juga tidak boleh lengah," ucapnya.

Dokter yang praktik di rumah sakit Harapan Kita Jakarta itu juga mengingatkan, baik pihak sekolah maupun orangtua murid jangan pernah menyepelekan bahaya virus corona. Meski pun sekolah berada di wilayah zona hijau.

Sekolah di masa pandemi. (Shutterstock)
Sekolah di masa pandemi. (Shutterstock)

Salah satu yang dikhawatirkan dari kembalinya anak-anak ke sekolah, menurut Lucia, justru menjadi cluster baru penularan virus SARS COV-2.

"Kalau memang sekolah ada di zona hijau yang jelas ada wacana masuk gantian. Jadi di dalam kelas gak boleh crowded, kedua harus ada penjagaan ketat untuk memastikan anak-anak ini tidak saling berpelukan, tidak saling bersalaman. Memastikan anak memakai masker. Itu saja sulit," ujar Lucia.

Baca Juga: Ayah dan Anak di China Bersepeda selama 71 Hari: Ajarkan Arti Kegigihan

Ia menyarankan, setelah kegiatan sekolah kembali tatap muka sebaiknya ditinjau ulang dengan melakukan rapid tes.

"Atau mungkin dilihat apakah ada anak-anak yang menderita gejala ke arah covid," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI