Ini Rekomendasi WHO untuk Cegah Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:37 WIB
Ini Rekomendasi WHO untuk Cegah Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak
Ilustrasi vaksin Hepatitis B. [Shutterstock]

Suara.com - Ibu hamil disarankan untuk melakukan pemeriksaan hepatitis B. Jika ditemukan hasilnya positif terinfeksi dan memiliki tingkat HBV (hepatitis B virus) yang tinggi dalam darah atau viral load HBV, maka ibu hamil harus menjalani terapi antivirus preventif.

Anjuran itu berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyarankan agar terapi antivirus preventif dilakukan dengan tenofovir dari usia kehamilan 28 minggu sampai waktu kelahiran.

"Obat antivirus, tenofovir, tersedia dengan biaya rendah di banyak negara di dunia dengan harga kurang dari US $ 3 (Rp 43.600) per bulan," dikutip dari situs resmi WHO, Selasa (28/7/2020).

Dalam proses pemeriksaan, jika tes viral load HBV tidak tersedia, WHO merekomendasikan penggunaan tes biaya rendah alternatif (HBeAg) untuk menentukan apakah ibu hamil memenuhi syarat untuk terapi antivirus pencegahan.

Menurut WHO, tes rutin infeksi HBV ibu hamil serta rutin imunisasi hepatitis B terhadap bayi menjadi langkah yang efektif dalam mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke anak.

“Menghentikan penularan vertikal HBV adalah tujuan utama dari prakarsa global yang berupaya menghilangkan penularan tiga infeksi dari ibu ke anak yang lazim terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, yaitu HIV, sifilis dan hepatitis B virus,” kata Direktur Global HIV, Program Hepatitis dan IMS, Dr. Meg Doherty.

Doherty beranggapan, memutus penularan HBV dari ibu ke bayi menjadi langkah penting untuk mencapai target strategi hepatitis global. WHO menargetkan infeksi hepatitis B bisa berkurang hingga 90 persen dan kematian menurun sampai 65 persen dibandingkan dengan tahun 2015.

Namun, akibat pandemi Covid-19, disebutkan hal ini dapat menghambat proses penurunan jumlah infeksi HBV. Menurut sebuah studi pemodelan baru yang dilakukan oleh Imperial College London bekerja sama dengan WHO, gangguan pada program vaksinasi hepatitis B akibat pandemi dapat berdampak serius pada upaya untuk mencapai target strategi global.

Akibat tingkat gangguan yang tinggi, baik dari angka kelahiran dan imunisasi HBV masa kanak-kanak, serta penundaan dan memperlambat pemulihan dalam perluasan program vaksinasi, akan ada proyeksi 5,3 juta infeksi HBV kronis tambahan di antara anak-anak yang lahir pada rentang tahun 2020-2030.

Selain itu, 1 juta kematian terkait HBV diperkirakan bisa terjadi pada anak-anak di kemudian hari. Sehingga, lalai dalam melakukan proses pencegahan HBV baru akan memiliki dampak yang jangka pada kehidupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Vaksinasi Berhasil Turunkan Kasus Hepatitis B pada Anak

WHO: Vaksinasi Berhasil Turunkan Kasus Hepatitis B pada Anak

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 08:30 WIB

Hari Hepatitis Dunia, Ini Salah Kaprah Mengenai Hepatitis B

Hari Hepatitis Dunia, Ini Salah Kaprah Mengenai Hepatitis B

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 06:49 WIB

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Harus Langsung Mendapat Vaksin HB0

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Harus Langsung Mendapat Vaksin HB0

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 16:07 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB