Ingin Berat Badan Cepat Turun? Jangan Makan Siang di Waktu Ini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:14 WIB
Ingin Berat Badan Cepat Turun? Jangan Makan Siang di Waktu Ini
Ilustrasi bekal makan siang (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang beranggapan bahwa untuk menurunkan berat badan cukup dengan membatasi jumlah asupan yang masuk ke dalam tubuh. Tapi, hal itu ternyata juga tidak cukup.

Waktu makan yang tepat juga menentukan keberhasilan usaha menurunkan berat badan tersebut. Terlebih saat makan siang, ada waktu tertentu sebaiknya Anda harus segera makan.

Dilansir dari Times of India, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, makan siang setelah jam 3 sore mungkin berdampak besar pada proses penurunan berat badan Anda.

Studi tersebut secara khusus mengamati kerja protein perilipin, yang ditemukan dalam sel manusia dan penting untuk membakar lemak di seluruh tubuh.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi makan siang(shutterstock)

Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa orang dengan variasi genetik tertentu dari protein ini mengalami penurunan berat badan yang lebih sedikit ketika mereka makan setelah jam 3 sore.

Studi lain yang dipublikasikan pada tahun 2013 di International Journal of Obesity juga menyatakan bahwa makan siang setelah jam 3 sore dapat memperlambat proses penurunan berat badan.

Namun, kedua penelitian tersebut difokuskan pada orang-orang dengan susunan genetik tertentu.

Aktivitas internal tubuh kita diatur oleh ritme sirkadian kita seperti tidur dan makan. Itu juga mempengaruhi proses penurunan berat badan. Irama sirkadian mengontrol sekresi insulin dalam tubuh.

Makan terlalu cepat, ketika tubuh Anda kurang sensitif terhadap insulin dapat mempersulit Anda untuk memobilisasi lemak dan mengurangi berat badan. Namun, para peneliti tidak menemukan hubungan antara penurunan berat badan dan waktu sarapan dan makan malam.

Bisa jadi karena penelitian itu dilakukan di Spanyol, di mana orang mengonsumsi makanan kaya kalori saat makan siang. Jadi, jika Anda mencoba menurunkan berat badan, makanlah sebelum jam 3 sore.

Bagi banyak pengamat berat badan, makan siang adalah makanan terberat hari itu. Itu artinya Anda mengonsumsi sebagian besar kalori saat ini.

Ilustrasi bekal makan siang. (Shutterstock)
Ilustrasi bekal makan siang. (Shutterstock)

Jadi, penting untuk merencanakan makan siang Anda dengan benar untuk menurunkan berat badan secara efektif.

Anda harus mengonsumsi 50 persen dari asupan kalori harian Anda saat makan siang, 15 persen saat sarapan, 15 persen sebagai camilan dan 20 persen saat makan malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biji Bunga Matahari disebut Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Biji Bunga Matahari disebut Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:51 WIB

Jaga Berat Badan dengan Konsumsi Makanan Peningkat Metabolisme Ini!

Jaga Berat Badan dengan Konsumsi Makanan Peningkat Metabolisme Ini!

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:40 WIB

Tips dari Ahli Gizi untuk Turunkan Berat Badan Hingga 8 Kg Selama Sebulan

Tips dari Ahli Gizi untuk Turunkan Berat Badan Hingga 8 Kg Selama Sebulan

Press Release | Selasa, 11 Agustus 2020 | 01:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB