Hari Jantung Sedunia, Penderita Jantung Terbanyak adalah Perempuan

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Selasa, 29 September 2020 | 10:29 WIB
Hari Jantung Sedunia, Penderita Jantung Terbanyak adalah Perempuan
Perempuan terkena serangan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Jantung Dunia (World Heart Day/WHD) diperingati setiap tahunnya pada tanggal 29 September, dengan tujuan untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap penyakit jantung, serta bagaimana pencegahan dan dampaknya secara global.

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) sebagai lembaga nirlaba yang fokus kepada peningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, selalu mengingatkan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. YJI sejak awal berdiri (1974) sudah mengedepankan program kuratif, yakni membantu operasi jantung bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera penderita penyakit jantung bawaan yang patut diperhatikan di Indonesia.

Di Indonesia, serangan jantung menjadi penyebab utama kematian terbesar yang dapat menimpa siapa saja. Kabar buruknya, perempuan lebih berisiko terkena penyakit tersebut.

Dr. Siska S Danny, Sp.JPK(K) bersama tim YJI melakukan riset terkait penderita penyakit jantung dan dilakukannnya tindakan operasi. Dalam kurun waktu 1974-2019 tahun, YJI mencatat telah melakukan operasi terhadap 1.828 pasien di Indonesia.

“Dari hasil riset, DKI Jakarta terbanyak mencapai 595 orang atau 32,5 persen, disusul Jawa Barat 335 orang atau 18,3 persen, dan Kaltim 154 orang atau 8,4 persen,” ujar dr. Siska dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (29/09/2020).

Sedangkan, jika melihat dari karakteristik pasien, dari total 1.828 pasien, sejumlah 1019 orang atau 55,7 persen adalah perempuan, sedangkan sisanya sebanyak 809 orang atau 44,3 persen adalah pria. Untuk rentang usia, jumlah terbanyak adalah rentang usia 0 – 6 tahun.

Dalam diagnosis pasien, sebanyak 1.003 orang mengalami penyakit jantung valvular, 1.227 orang mengalami penyakit jantung bawaan, sementara, 72 orang sisanya memilki jenis penyakit jantung lainnya (TAVB, PPM, Angina Pectoris/CAD, arteritis atau peradangan, takayama, myxoma, LV, dan sinkop).

“Saat ini kemajuan tatalaksana penyakit jantung bawaan di Indonesia membaik. Pasien penyakit jantung bawaan mulai bisa ditangani, dengan menggunakan prosedur intervensi non bedah yang tentunya berkaitan dengan lama rawat dan waktu pulih lebih singkat untuk pasien,” jelasnya.

Namun, kata dia, sampai sekarang hal yang masih harus dilakukan di Indonesia adalah pemerataan distribusi bantuan pasien di luar pulau Jawa, dengan mempersiapkan database baku dari pasien yang dibantu dan melakukan analisa data tahunan.

Sementara itu, Duta Yayasan Jantung Indonesia, Mikha Tambayong, mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat agar terhindar penyakit jantung melalui berbagai platform termasuk sosial media. "Sekarang kita perlu lebih aware buat memperhatikan kesehatan dan pola hidup sehat, antara lain rutin olahraga, menjaga berat badan ideal, tidak begadang, dan tidak merokok,” pungkasnya dalam konferensi virtual Yayasan Jantung Indonesia, belum lama ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!

Waspada, Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung!

Health | Selasa, 29 September 2020 | 08:30 WIB

Ajak BCL dan Mikha Tambayong, YJI Gelar Konser Amal Bantu Pasien Jantung

Ajak BCL dan Mikha Tambayong, YJI Gelar Konser Amal Bantu Pasien Jantung

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 19:36 WIB

Suka Bersepeda, Hati-hati yang Punya Penyakit Jantung, Ini Tipsnya

Suka Bersepeda, Hati-hati yang Punya Penyakit Jantung, Ini Tipsnya

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2020 | 18:55 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB