Studi: Rutin Konsumsi Omega 3 Kurangi Risiko Kematian Dini

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Sabtu, 24 April 2021 | 19:49 WIB
Studi: Rutin Konsumsi Omega 3 Kurangi Risiko Kematian Dini
Berbagai makanan yang mengandung omega 3. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi yang telah diterbitkan di Nature Communications menunjukkan bahwa orang-orang dengan kadar omega 3 EPA dan DHA yang lebih tinggi (disebut indeks omega 3), hidup lebih lama daripada mereka yang memiliki indeks omega 3 rendah.

Sejumlah penelitian telah menyelidiki hubungan antara omega 3 dan penyakit yang mempengaruhi jantung, otak, mata, dan persendian, tetapi hanya sedikit penelitian yang meneliti kemungkinan efeknya pada umur.

Di Jepang, asupan omega 3 dan kadarnya di dalam darah lebih tinggi daripada kebanyakan orang di negara lain, dan mereka hidup lebih lama daripada kebanyakan orang di negara lain. Apakah ini suatu kebetulan? Mungkin, atau mungkin indeks omega 3 yang tinggilah penyebabnya.

Dilansir dari Medical Xpress, studi ini berasal dari FORCE — Fatty Acids & Outcome Research — Consortium. FORCE terdiri dari para peneliti di seluruh dunia yang telah mengumpulkan data tentang kadar asam lemak darah dalam kelompok besar subjek penelitian (atau kohort) dan telah mengikuti individu tersebut selama bertahun-tahun untuk menentukan penyakit apa yang mereka kembangkan. Data ini kemudian dikumpulkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan ini daripada yang dapat diberikan oleh satu kelompok. Studi saat ini berfokus pada tingkat omega 3 dan risiko kematian selama periode tindak lanjut, dan ini adalah studi terbesar yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dalam makalah ini tercatat bahwa temuan ini menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 secara menguntungkan dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, dan dengan demikian memperlambat proses penuaan, serta baik untuk penyakit jantung.

"Karena semua analisis ini secara statistik disesuaikan untuk beberapa faktor pribadi dan medis (yaitu, usia, jenis kelamin, berat badan, merokok, diabetes, tekanan darah, dll), kami percaya bahwa ini adalah data terkuat yang diterbitkan hingga saat ini. Ini mendukung pandangan bahwa dalam jangka panjang, memiliki kadar omega 3 yang tinggi dalam darah dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan," kata Dr. Bill Harris, pendiri Fatty Acid Research Institute (FARI) dan penulis utama penelitian ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Multivitamin, Probiotik, dan Omega-3 Turunkan Risiko Infeksi Corona

Studi: Multivitamin, Probiotik, dan Omega-3 Turunkan Risiko Infeksi Corona

Health | Selasa, 20 April 2021 | 12:54 WIB

Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh

Pantang Disepelekan, Depresi Mempercepat Penuaan Sel di Dalam Tubuh

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 08:45 WIB

Keguguran Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini? Begini Penjabarannya

Keguguran Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini? Begini Penjabarannya

Health | Senin, 05 April 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB