Ini Racikan Kunyit Untuk Bisa Redakan Masalah Lambung, Coba Di Rumah!

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:17 WIB
Ini Racikan Kunyit Untuk Bisa Redakan Masalah Lambung, Coba Di Rumah!
Ilustrasi kunyit putih ( Pixabay/Art Dio)

Suara.com - Menyembuhkan penyakit atau sekadar meningkatkan daya tahan tubuh tak harus selalu konsumsi obat kimia. Tapi, tanaman obat juga bermanfaat untuk kesehatan. 

Terlebih Indonesia yang kaya akan tanaman rempah, sehingga banyak jenis rimpang yang bisa digunakan sebagai obat hermal.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri merekomendasikan konsumsi herbal yang berasal dari tanaman ibat tersebut. Dikutip dari situs resmi Kemenkes, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan obat tradisional berupa jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. 

Pemanfaatan obat tradisional itu sebagai upaya memelihara kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan termasuk pada masa kedaruratan kesehatan masyarakat atau bencana nasional Covid-19 saat ini.

Ilustrasi kunyit. [Freepik]
Ilustrasi kunyit. [Freepik]

Beberapa contoh tanaman obat meliputi jahe merah, jahe, temulawak, kunyit, kencur, lengkuas, bawang putih, kayu manis, sereh, daun kelor, daun katuk, jambu biji, lemon, jeruk nipis, dan jinten hitam.

Sejumlah tanaman tersebut mudah ditemukan di pasar maupun bisa dibudidayakan sendiri di rumah. 

Jika Anda termasuk penggemar jamu, berbagai rimpang bisa diolah menjadi minuman tradisional tersebut. Salah satu yang termudah dibuat sendiri di rumah adalah jamu kunyit asam.

Dikutip dari medical daily, kandungan kurkumin pada kunyit memiliki efek antioksidan dan antimikroba yang dapat menghentikan pertumbuhan mikroba juga bakteri. Kandungan itu melindungi Anda dari penyakit radang lambung, meningkatkan respons kekebalan tubuh, dan menjadi obat malaria.

Pemilik toko jamu 'Warisan 1983' Aafiyah Nuur pernah bernagi resep membuat jamu kunyit asam kepada suara.com.  Resep ini untuk membuat kunyit asam dengan takaran 250 mililiter atau sekitar untuk satu porsi.

Bahan:

  • 100 gr kunyit
  • 500 ml air
  • 20 gr asam jawa
  • 30 gr gula merah iris kecil
  • 20 gr gula pasir
  • Garam secukupnya

Cara pembuatan:

  1. Kupas lalu cuci bersih kunyit. Haluskan dengan cara diblender atau diparut. Setelah itu larutkan dengan air lalu saring.
  2. Pindahkan sari kunyit ke dalam panci.
  3. Masukan gula merah, gula pasir, dan asam Jawa.
  4. Aduk hingga mendidih dan masukan sejumput garam. Selama proses masak harus diaduk agar tak mengendap.
  5. Setelah mendidih angkat panci dan biarkan dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Manfaat Temulawak untuk Kesehatan, Ini 3 Poin Pentingnya!

Ketahui Manfaat Temulawak untuk Kesehatan, Ini 3 Poin Pentingnya!

Lifestyle | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:52 WIB

Jangan Asal, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Konsumsi Vitamin C

Jangan Asal, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Konsumsi Vitamin C

Health | Senin, 18 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Menakjubkan! Ini 9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui

Menakjubkan! Ini 9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:38 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB