Tes Darah Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung Wanita Selama 30 Tahun? Ini Hasil Penelitian Terbaru

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 04 September 2024 | 12:21 WIB
Tes Darah Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung Wanita Selama 30 Tahun? Ini Hasil Penelitian Terbaru
Ilustrasi cek darah. [Dok.Antara]

Suara.com - Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa tes darah sederhana dapat memprediksi risiko penyakit jantung pada wanita selama 30 tahun ke depan. Penelitian ini menyoroti potensi tes darah dalam meramalkan kejadian kardiovaskular dengan mengukur tiga biomarker utama.

Studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine ini menunjukkan bahwa kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL), lipoprotein(a), dan protein C-reaktif (CRP) - sebagai indikator peradangan - dapat menjadi penanda penting dalam memprediksi risiko penyakit jantung pada wanita.

Hasil penelitian ini didasarkan pada data dari 27.939 wanita sehat di AS yang berpartisipasi dalam Women's Health Study, dengan usia rata-rata 55 tahun saat studi dimulai.

Selama 30 tahun masa tindak lanjut, tercatat 3.662 peserta mengalami kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke, atau kematian terkait penyakit jantung.

Wanita dengan tingkat kolesterol LDL tertinggi memiliki risiko 36 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung, sementara mereka dengan kadar lipoprotein(a) tertinggi menghadapi risiko 33 persen lebih tinggi. Risiko lebih tinggi, yaitu 70 persen, ditemukan pada wanita dengan kadar protein C-reaktif (CRP) tertinggi.

Penelitian ini juga menemukan bahwa ketika ketiga biomarker tersebut diukur bersama, risiko terkait stroke meningkat 1,5 kali, dan risiko penyakit jantung koroner lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan wanita yang memiliki kadar biomarker terendah. Meski studi ini difokuskan pada wanita, para peneliti memprediksi hasil serupa bisa ditemukan pada pria.

Dr. Paul M. Ridker, penulis studi ini, menyatakan bahwa temuan ini bisa menjadi langkah awal yang signifikan dalam deteksi dini penyakit jantung.

"Kita tidak bisa mengobati apa yang tidak kita ukur, dan kami berharap temuan ini mendekatkan kita pada cara-cara yang lebih awal untuk mendeteksi dan mencegah penyakit jantung," ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (4/9/2024).

Penemuan ini diharapkan dapat mendorong individu yang berisiko tinggi untuk segera mengambil langkah pencegahan, seperti modifikasi gaya hidup dengan olahraga teratur, diet sehat, pengelolaan stres, serta penggunaan obat-obatan untuk mengontrol kadar lipid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI