Kematian KPPS Terus Berulang, JPPR Desak Evaluasi Pelaksanan Pemilu: Jangan Anggap Remeh Nyawa Petugas!

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 19 Februari 2024 | 19:37 WIB
Kematian KPPS Terus Berulang, JPPR Desak Evaluasi Pelaksanan Pemilu: Jangan Anggap Remeh Nyawa Petugas!
Ilustrasi petugas KPPS meninggal dunia pada Pemilu 2024. [IST]

Suara.com - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat atau JPPR mendesak agar pelaksanan Pemilu serentak 2024 didesain ulang. Hal itu menyusul berulangnya petugas pelaksana Pemilu meninggal selama menjalani tugas.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan terdapat 57 petugas meninggal dunia selama proses pemilu hingga 16 Februari 2024. Sementara pada Pemilu 2019 terdapat 486 petugas Pemilu yang meninggal dunia.

"Desain pemilu serentak kita bermasalah dan memberatkan petugas pemilu di lapangan. Semua pihak lagi-lagi harus berupaya untuk mendesain agar pemilu 5 kotak suara ini di konsep ulang. Sudah 2 pemilu dilakukan dan masih saja ada korban. Jangan ada yang menganggap remeh persoalan kemanusiaan ini," kata Koordinator JPPR Nurlia Dian Paramita kepada Suara.com, Senin (19/2/2024).

Pelaksanaan Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada tahun ini, dengan pemilihan presiden, DPR kabupaten/kota, DPRD, DPR dan DPD menurutnya didesain mereka yang memiliki perspektif elitis.

"Bukan mereka yang pernah merasakan beban kerja menjadi petugas KPPS dibawah. Gagasan dan konsepsi bernegara jangan dijadikan sebagai alat gaya-gayaan saja," tegasnya.

"Siapapun yang ikut berkontribusi dalam mendorong desain pemilu serentak ini harus lebih ekstra minimal untuk mengembalikan desain pemilu sebelumnya, atau bahkan me-redesain lagi dengan memperhatikan aspek beban kerja petugas pemilu. Bukan hanya teoritis belaka," sambungnya.

KPU akan Lakukan Pendataan

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik menyatakan akan mendata petugas Pemilu yang meninggal dunia.

"Kami memang telah mendapatkan informasi dari berbagai daerah, ada beberapa anggota KPPS yang wafat ya," kata Idham di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

baca juga

Disebutnya KPU masih melakukan pendataan seperti nama, lokasi, dan penyebab meninggal. Idham memastikan KPU akan mengumumkan kepada publik perihal data para petugas KPPS yang meninggal dunia.

"Itu nanti secara resmi KPU akan sampaikan kepada publik," ucap Idham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas TPS Kramat Jati Meninggal usai Dikerokin Istri, Ternyata Punya Riwayat Penyakit Ini

Petugas TPS Kramat Jati Meninggal usai Dikerokin Istri, Ternyata Punya Riwayat Penyakit Ini

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 19:22 WIB

Terancam Tak Lolos ke Senayan, Segini Kekayaan yang Dimiliki Keluarga Hary Tanoe

Terancam Tak Lolos ke Senayan, Segini Kekayaan yang Dimiliki Keluarga Hary Tanoe

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2024 | 19:18 WIB

Masyarakat Sipil Kecam KPU yang Perintahkan Penghentian Rekapitulasi

Masyarakat Sipil Kecam KPU yang Perintahkan Penghentian Rekapitulasi

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 19:11 WIB

Terkini

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK: Empat Tersangka Kasus HGB Summarecon Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:03 WIB

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

×