Ikon Fashion Coco Chanel Ternyata Mata-mata Nazi

Ruben Setiawan

Jum'at, 05 Desember 2014 | 19:32 WIB
Ikon Fashion Coco Chanel Ternyata Mata-mata Nazi
Coco Chanel. (Shutterstock)

Suara.com - Coco Chanel, perancang asal Prancis yang mendirikan kerajaan bisnis Chanel, ternyata adalah seorang mata-mata Nazi, organisasi yang membantai jutaan warga Yahudi di era 40an. Ironisnya, Chanel bekerja untuk partai asal Jerman yang menjajah negaranya sendiri.

Sejumlah dokumen Nazi yang kini sedang dibeberkan dalam sebuah acara dokumenter di televisi Prancis, akhirnya membenarkan gosip yang berembus dalam beberapa tahun terakhir. Dokumen itu mengungkap bahwa Chanel, perancang yang banyak mempengaruhi gaya berbusana perempuan masa kini, adalah seorang agen ganda bagi Nazi.

Dokumen itu menyebutkan pula, Chanel, yang meninggal dunia pada tahun 1971 silam, semasa hidupnya berupaya merekrut mata-mata lain untuk kepentingan Nazi. Chanel, yang terkenal dengan produk fashion dan parfumnya itu juga disebutkan pernah mencoba memanfaatkan undang-undang anti-Yahudi untuk meraup keuntungan pribadi.

Dokumen tersebut ditemukan di antara tumpukan arsip Kementerian Pertahanan Prancis. Pada dokumen itu terungkap pula bahwa Chanel diberikan identitas telik sandi F-7124 ketika direkrut oleh divisi intelijen militer Nazi, Abwehr. Diduga, Chanel direkrut oleh perwira tinggi Gestapo yang berselingkuh dengannya.

"Pengungkapan soal Coco Chanel menunjukkan kepada pemerintah Prancis bahwa pemboikotan yang disuarakannya terhadap Nazi adalah palsu," kata mendiang sejarawan Hal Vaughan dalam bukunya.

"Chanel tidak meyakini apapun kecuali fashion. Ia menyukai busana-busana indah, ia menyukai bisnisnya," sebut Vaughan.

"Chanel adalah seorang oportunis sempurna. Ia mengikuti kekuasaan dan Nazi ketika itu sedang berkuasa," katanya lagi.

Chanel, yang berusia 57 tahun ketika pendudukan Nazi dimulai di Prancis pada tahun 1940 diduga mendekati para simpatisan Nazi dan merekrutnya sebagai mata-mata.

Di masa itu, Chanel juga mencoba memanfaatkan undang-undang Aryanisasi yang diperkenalkan Nazi. Berdasarkan undang-undang tersebut, orang Yahudi dilarang memiliki usaha. Bersenjatakan undang-undang tersebut, Chanel merampas kembali hak atas merek Chanel No.5 yang dibeli keluarga Yahudi, Wertheimers pada tahun 1924. Saat itu, Wertheimers bersaudara sudah melarikan diri ke Amerika Serikat menyusul pendudukan Nazi di Prancis.

Setelah Prancis dibebaskan dari kekuasaan Nazi oleh sekutu, Chanel ditangkap oleh komite pembersihan. Komite inilah yang menciduk para kolaborator Nazi. Namun, tak berapa lama setelah ditangkap, Chanel dibebaskan.

Semenjak saat itu, beragam teori bermunculan soal mengapa Chanel bisa begitu saja dibebaskan. Namun, teori yang paling bisa diterima hingga saat ini adalah bahwa Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris kala itu, adalah orang yang membebaskan Chanel. Pasalnya, Chanel berteman dengan Churchill saat perempuan itu terlibat hubungan asmara dengan Duke of Westminster. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi

Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:30 WIB

Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi

Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:56 WIB

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:38 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia

Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:47 WIB

Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan

Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:20 WIB

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:17 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Kaltim | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Day Cream Wardah Crystal Secret Bisa Hempas Flek Hitam? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna

Day Cream Wardah Crystal Secret Bisa Hempas Flek Hitam? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Populasi Mobil Listrik Melonjak Kebijakan Bebas Ganjil Genap Mulai Dilematis

Populasi Mobil Listrik Melonjak Kebijakan Bebas Ganjil Genap Mulai Dilematis

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

×