Buwas: Meremehkan Presiden Belum Tentu Masuk Pelanggaran Pidana

Liberty Jemadu, Erick Tanjung

Kamis, 02 Juli 2015 | 10:34 WIB
Buwas: Meremehkan Presiden Belum Tentu Masuk Pelanggaran Pidana
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Budi Waseso enggan menanggapi dugaan menteri yang merendahkan Presiden Joko Widodo. Dia juga belum bisa mengategorikan apakah hal itu masuk pelanggaran pidana atau tidak.

Namun, ia menegaskan, bila ada pihak yang melaporkan hal itu, pihaknya akan menindaklanjuti.

"Tetapi bila ada laporan tentu akan ditindaklanjuti," kata Budi Waseso usai syukuran HUT Bhayangkara ke 69 di Mabes Polri, Rabu (1/7/2015) malam.

Menurutnya, ada kemungkinan pihak yang akan melaporkan masalah tersebut ke polri.‎ Namun dia juga belum bisa memastikan apakah masalah itu merupakan pelanggaran pidana atau tidak.

"Mungkin nanti Sekretariat Negara (melaporkan). Apakah itu pidana atau tidak nanti tergantung materinya apa," terangnya.

Sementara itu, belakangan ‎telah muncul rekaman suara penghinaan terhadap Presiden Jokowi yang diduga dilakukan oleh seorang Menteri Kabinet Kerja. Namun sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari istana atau Menteri Sekretaris Negara mengenai rekaman tersebut.

Secara terpisah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi enggan menanggapi beredarnya transkrip rekaman tersebut.

"Tanyakan sama yang buka transkrip (rekaman) itu, saya belum bisa berkomentar karena belum tahu kebenarannya," kata Yuddy di Mabes Polri, Rabu malam.

Yuddy mengaku juga belum mengetahui kebenaran rekaman seorang menteri yang tidak menghormati Jokowi tersebut.
 
"Makanya kita kan tidak tahu transkip itu benar atau tidak. Biar yang buka transkip itu yang menceritakan kebenarannya," kata politikus Partai Hanura ini.

Sebelumnya beredar rumor yang mengatakan bahwa ada menteri yang meremehkan Presiden Jokowi. Sejumlah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengatakan menteri yang meremehkan presiden adalah perempuan. Sementara di media sosial disebutkan bahwa menteri tersebut berisinisial Y.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri: Saya Tak Bilang Rini Soemarno Hina Presiden

Mendagri: Saya Tak Bilang Rini Soemarno Hina Presiden

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 06:13 WIB

Ribka Tjiptaning Tahu Masalah Menteri Penghina Jokowi

Ribka Tjiptaning Tahu Masalah Menteri Penghina Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 15:49 WIB

Soal Menteri Katai Jokowi, Pramono Anung Angkat Bicara

Soal Menteri Katai Jokowi, Pramono Anung Angkat Bicara

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 13:34 WIB

JK: Menteri Hina Jokowi Harus Ditindak

JK: Menteri Hina Jokowi Harus Ditindak

News | Senin, 29 Juni 2015 | 22:13 WIB

Ada Menteri Hina Jokowi, Tjahjo Diminta Jangan Lempar Bola Panas

Ada Menteri Hina Jokowi, Tjahjo Diminta Jangan Lempar Bola Panas

News | Senin, 29 Juni 2015 | 20:28 WIB

Terkini

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

×