Penambang Ilegal Gunung Botak Buka Kolam Rendaman

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 November 2015 | 07:15 WIB
Penambang Ilegal Gunung Botak Buka Kolam Rendaman
Ilustrasi tambang ilegal (Antara).

Suara.com - Para penambang emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru secara diam-diam membuka banyak kolam rendaman cadangan untuk memisahkan emas dari batu dan tanah untuk mengantisipasi penutupan penambangan akibat pencemaran lingkungan.

"Belakangan ini aktivitas penambang mengangkut material batu dan tanah mengandung butiran emas hingga larut malam dan membangun kolam-kolam rendaman baru yang jauh dari Gunung Botak," kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Indonesia Kabupaten Buru, Putra Baman, yang dihubungi dari Ambon, Jumat (13/11/2015).

Menurut dia, pengangkutan material dengan memakai ratusan mobil menuju kolam rendaman cadangan selama sepekan terakhir ini meningkat terkait rencana pemerintah dan TNI/Polri melakukan penyisiran dan penutupan aktivitas tambang ilegal terutama di Kecamatan Waelata dan Kecamatan Waepo.

Para penambang itu melakukan berbagai persiapan dengan menggali kolam rendaman baru yang jumlahnya sudah mencapai ribuan.

Putra menyatakan, operasi penertiban bisa membawa hasil maksimal jika dilakukan penyisiran sepanjang tiga kilo meter ke arah timur Gunung Botak dan sekitar tujuh hingga delapan kilo meter ke arah barat dari lokasi penggalian material.

Sebab, kata dia, kolam-kolam rendaman material mengandung butiran emas dengan sianida dibuka para penambang di lokasi-lokasi tersebut guna menghindari tindakan tegas aparat.

"Sekarang ini limbah mercuri bukan saja mematikan buaya dan siput serta ribuan hektare tanaman sagu, tetapi ternak sapi milik warga pada sejumlah desa di pesisir teluk Kaiely juga ditemukan mati, dan ada pemilik ternak yang menuntut ganti rugi dari sejumlah penambang," katanya.

Putera Baman juga minta pemerintah menertibkan para pemilik lahan yang mengizinkan penambang ilegal melakukan aktivitas, menangkap setiap oknum yang melakukan pemungutan liar terhadap para penambang dengan janji operasi tambang ilegal tetap berjalan, serta meringkus para pelaku yang memasok serta menjual sianida di Kabupaten Buru.

"Bila berbagai komponen ini diamankan pihak berwajib, maka aktivitas penambangan ilegal bisa ditekan, mengingat dampak kerusakan lingkungan dan bahaya pencemaran akibat penggunanan bahan kimia terhadap kesehatan warga Pulau Buru maupun tumbuhan dan hewan sudah terlihat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Komisi XIII Kawal Keadilan HAM Nenek Saudah, Tekankan Penertiban Terhadap Pertambangan Ilegal

Komisi XIII Kawal Keadilan HAM Nenek Saudah, Tekankan Penertiban Terhadap Pertambangan Ilegal

DPR | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:08 WIB

ESDM Temukan 5.000 Ton Batu Bara di Sungai Mahakam, Diduga dari Pertambangan Ilegal

ESDM Temukan 5.000 Ton Batu Bara di Sungai Mahakam, Diduga dari Pertambangan Ilegal

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:15 WIB

Prabowo Kumpulkan Jajaran di Hambalang, Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan Ilegal

Prabowo Kumpulkan Jajaran di Hambalang, Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan Ilegal

News | Senin, 24 November 2025 | 12:26 WIB

Prabowo Ungkap Monasit Senilai Ribuan Triliun di Balik Kerugian Negara Rp300 T

Prabowo Ungkap Monasit Senilai Ribuan Triliun di Balik Kerugian Negara Rp300 T

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:55 WIB

Momen Prabowo Rampas Rp 7 Triliun Aset Koruptor Timah, Harta Karun 'Tanah Jarang' Jadi Sorotan

Momen Prabowo Rampas Rp 7 Triliun Aset Koruptor Timah, Harta Karun 'Tanah Jarang' Jadi Sorotan

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:05 WIB

Prabowo Bongkar Borok Tambang Ilegal: Negara Dibobol Rp300 Triliun, 'Emas Baru' Dikeruk Habis!

Prabowo Bongkar Borok Tambang Ilegal: Negara Dibobol Rp300 Triliun, 'Emas Baru' Dikeruk Habis!

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:58 WIB

'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup

'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Kasus Tambang Zirkon Ilegal di Kalteng Naik Penyidikan, Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Tambang Zirkon Ilegal di Kalteng Naik Penyidikan, Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka!

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Terkini

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:13 WIB

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:09 WIB

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

×