Aneh, Tak Seorangpun Bisa Menerbangkan Pesawat Baru PM Italia

Ruben Setiawan Suara.Com
Kamis, 10 Desember 2015 | 07:56 WIB
Aneh, Tak Seorangpun Bisa Menerbangkan Pesawat Baru PM Italia
Ilustrasi pesawat Airbus A340-500. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Italia baru-baru ini dikabarkan menyewa sebuah pesawat mewah sebagai alat transportasi bagi Perdana Menteri dalam melakukan perjalanan ke luar negeri. Sayangnya, pesawat tersebut tidak bisa dipakai karena tidak ada seorangpun yang bisa menerbangkannya.

Mengutip pernyataan seorang pilot yang diwawancari dalam program berita satir, Striscia la Notizia, pesawat tersebut kabarnya disewa dari maskapai penerbangan Uni Emirat Arab, Etihad Airways, pada bulan Oktober lalu. Pesawat itu sudah terlanjur tiba di Roma, Italia, sebelum para pejabat terkait sadar bahwa tidak ada seorang pilotpun yang memiliki kualifikasi untuk menerbangkannya.

"Saat ini tidak ada seorang pilot Angkatan Udara pun yang punya kualifikasi untuk menerbangkan pesawat itu," kata si pilot yang tidak disebutkan namanya.

"Saat ini, orang-orang (pilot-pilot Angkatan Udara) sedang dilatih," sambungnya.

Untuk diketahui, hanya pilot Angkatan Udara Italia saja yang diperbolehkan menerbangkan pesawat VVIP yang dinaiki Perdana Menteri.

Lebih lanjut, si pilot mengatakan, bandara yang biasa digunakan untuk lepas landas dan mendarat pesawat kenegaraan, yakni Bandara Rome Ciampino, memiliki landasan yang terlalu sempit untuk rentang sayap pesawat tersebut.

Konon, Italia membayar sebesar 1 juta Euro atau 15 miliar Rupiah per bulan untuk menyewa pesawat jenis Airbus A340-500 tersebut. Pesawat itu memiliki interior mewah, lengkap dengan kamar mandi dan ruang konferensi.

Kabar kedatangan pesawat tersebut pertama kali dilaporkan awal tahun ini oleh surat kabar Italia. Pesawat ini disewa untuk mengganti pesawat Airbus A319 yang selama ini dipakai Perdana Menteri Italia Matteo Renzi dalam kunjungan kenegaraan ke seluruh dunia.

Surat kabar Corriere della Sera melaporkan, pesawat lama Italia harus mengisi bahan bakar tiap lima jam sekali, sehingga memperpanjang waktu perjalanan. Belum ada komentar dari pihak Perdana Menteri Matteo Renzi terkait kabar ini. (Independent)

BACA JUGA:

Inilah Pembelaan Trump Atas "Serangannya" Pada Komunitas Muslim

Lakukan Ini Ketika Anda Kehilangan Pekerjaan

Mark Zuckerberg Suarakan Dukungan bagi Warga Muslim

Selama 39 Tahun Perempuan Ini Tak Bisa Merasakan Nyeri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI