Agus Rahardjo, Sosok Sederhana yang Kini Memimpin KPK

Esti Utami | Suara.com

Sabtu, 19 Desember 2015 | 14:57 WIB
Agus Rahardjo, Sosok Sederhana yang Kini Memimpin KPK
Pimpinan KPK periode 2015-2019. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Tak ada yang berbeda dengan rumah keluarga Agus Rahardjo di Jalan Semeru Nomor 27, Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pasca-terpilihnya Agus menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019.

Suasana rumah itu relatif sepi. Hanya terlihat beberapa wartawan yang silih berganti mendatangi rumah sederhana berbentuk limasan tersebut.
Rumah mertuanya inilah yang menjadi jujukan Agus Rahardjo setiap kali pulang ke kampung halamannya di Magetan.

Adapun rumah kelahirannya yang berada di Jalan Biliton, Kelurahan Kepolorejo, Magetan, tidak lagi ditempati setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Di rumah mertuanya tersebut hanya tinggal tiga orang, yakni ibu mertua Agus Rahardjo, Sumini, adik sepupu dari istri Agus, Dariyati, dan seorang pembantu rumah tangga.

Dariyati mengungkapkan Agus Rahardjo di mata keluarga dikenal sebagai sosok yang pintar, sangat sederhana, dan dermawan. Keluarga melihat Agus sebagai pribadi yang tidak "neko-neko". Hal itulah yang memungkinkan DPR memilih putra asli Magetan ini untuk memimpin KPK hingga tahun 2019.

"Kesukaannya itu baca koran. Mas Agus betah kalau sudah baca koran. Selain itu, kalau pulang (kampung), sukanya jalan-jalan ke Alun-Alun Magetan. Orangnya sederhana sekali," ujar Dariyati.

Dua bulan lalu, ia sempat pulang ke Magetan untuk meminta doa restu ke keluarga karena akan mengikuti seleksi pimpinan KPK.

Bahkan Agus sempat menelepon untuk meminta doa restu kembali kepada Sumini, ibu mertuanya, pada sehari sebelum terpilih menjadi Ketua KPK pada  Kamis (17/12/2015) malam .

Setelah Agus terpilih menjadi ketua KPK, keluarga terus mendukung dan mendoakan yang terbaik buatnya.

"Kami keluarga di Magetan terus berdoa agar Mas Agus bisa amanah dalam mengemban tugasnya sebagai Ketua KPK dan membawa Bangsa Indonesia menjadi lebih baik serta terbebas dari korupsi," kata Dariyati.

Agus Rahardjo lahir di Kabupaten Magetan, tepatnya di Jalan Biliton, Kelurahan Kepolorejo, Kabupaten Magetan. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Basuki dan Suminah, keduanya sudah meninggal dunia.

Agus mempunyai istri bernama Tutik Supriati dan memiliki empat orang anak. Setiap tahun, ia bersama keluarganya selalu menyempatkan diri pulang kampung ke Magetan.

Selama di Magetan, Agus Rahardjo mengenyam pendidikan dasar di SDN Kepolorejo lulus tahun 1966, kemudian lulus SMPN 1 Magetan tahun 1969 dan lulus SMAN 1 Magetan tahun 1972. Setelah itu, melanjutkan kuliah sarjana di ITS Surabaya.

Perempuan yang kini menjadi istrinya telah dikenalnya sejak sama-sama bersekolah di SMPN 1 Magetan hingga sama-sama pula lulus dari ITS pada tahun 1984.

Agus juga melanjutkan sekolahnya di Amerika Serikat dan bekerja di sana selama lima tahun. "Setelah keduanya menikah, Mas Agus melanjutkan S2 di Amerika Serikat. Makanya anak pertama dan kedua sempat sekolah di Amerika Serikat. Sedangkan anak ketiga kembar, saat mereka telah kembali ke Indonesia," terang dia.

Sekembali ke Tanah Air, Agus dan keluarganya menetap di Jakarta sebagai PNS dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Roda terus berputar, Agus Rahardjo akhirnya terpilih sebagai ketua KPK periode 2015-2019. Ia mendapat suara terbanyak dalam "voting" terhadap lima calon pimpinan KPK yang digelar di Komisi III DPR, Kamis  malam.

Keluarga Cemas Agus terpilih dalam proses voting putaran kedua yang dipimpin Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin dan Agus meraih 44 suara atau jauh mengungguli keempat calon pimpinan KPK lainnya.

Di bawah Agus ada Basaria Panjaitan dengan sembilan suara, sedangkan Saut Situmorang hanya mendapat satu suara. Adapun dua calon pimpinan KPK lainnya, Alexander Marwata dan La Ode M Syarif tidak mendapatkan suara.

Sebelumnya, Agus pada voting tahap pertama juga menjadi favorit dengan 53 suara. Sedangkan Basaria Panjaitan mendapat 51 suara, Alexander Marwata dengan 46 suara, serta Saut Situmorang dan La Ode M Syarief masing-masing 37 suara. * Meski bangga, namun keluarga juga mengaku cemas dengan jabatan Agus, sebab jabatan Ketua KPK sebelumnya banyak yang tidak selesai sampai masa jabatannya berakhir karena masalah hukum.

"Siapa yang tidak takut, beberapa ketua yang dulu-dulu tidak pernah sampai habis masa jabatannya. Orang benar, kadang juga belum tentu dianggap benar," kata Dariyati.

Karena itu, keluarga terus berdoa agar Agus Rahardjo dapat bertugas dengan sebaik-baiknya tanpa ada kendala apapun hingga akhir masa jabatannya.

"Mudah-mudahan selalu dalam lindungan Tuhan YME dan bisa menjalankan tugas negara dengan baik. Jangan ada masalah seperti sebelumnya," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:52 WIB

Saut Situmorang: OTT Bea Cukai Tak Mengejutkan, Tanpa Reformasi Sistem Hasilnya Akan Stagnan

Saut Situmorang: OTT Bea Cukai Tak Mengejutkan, Tanpa Reformasi Sistem Hasilnya Akan Stagnan

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:59 WIB

Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK

Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:10 WIB

Menteri Haji dan Umrah Serahkan 200 Nama Calon Pejabat ke KPK, Ada Apa?

Menteri Haji dan Umrah Serahkan 200 Nama Calon Pejabat ke KPK, Ada Apa?

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:54 WIB

CEK FAKTA: Video Mantan Pimpinan KPK Sebut Penjual Pecel Lele Bisa Kena UU Tipikor

CEK FAKTA: Video Mantan Pimpinan KPK Sebut Penjual Pecel Lele Bisa Kena UU Tipikor

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13:19 WIB

Eks Pimpinan KPK Apresiasi Abolisi Tom Lembong oleh Prabowo: Ini Mencerminkan Keadilan

Eks Pimpinan KPK Apresiasi Abolisi Tom Lembong oleh Prabowo: Ini Mencerminkan Keadilan

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 11:21 WIB

Eks Pimpinan KPK Ungkap Alasan Novel Baswedan Disiram Air Keras!

Eks Pimpinan KPK Ungkap Alasan Novel Baswedan Disiram Air Keras!

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 11:16 WIB

Sindir Hakim Tom Lembong, Eks Pimpinan KPK: Ini Bisa Menghukum Prabowo karena Koperasi Merah Putih

Sindir Hakim Tom Lembong, Eks Pimpinan KPK: Ini Bisa Menghukum Prabowo karena Koperasi Merah Putih

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 11:28 WIB

Ada Pejabat Ngaku Gaji Tak Cukup, Pimpinan KPK Ngomel: Masih Banyak Rakyat Kita yang Jelata

Ada Pejabat Ngaku Gaji Tak Cukup, Pimpinan KPK Ngomel: Masih Banyak Rakyat Kita yang Jelata

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:13 WIB

Dinilai Berbahaya, Eks Pegawai KPK Bongkar Dosa-dosa Lili Pintauli usai jadi Stafsus Walkot Tangsel

Dinilai Berbahaya, Eks Pegawai KPK Bongkar Dosa-dosa Lili Pintauli usai jadi Stafsus Walkot Tangsel

News | Senin, 28 April 2025 | 13:03 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:27 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:21 WIB

Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund

Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:19 WIB

Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah

Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:15 WIB

Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam

Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:14 WIB

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:03 WIB

KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas

KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:00 WIB