Said Iqbal Tuding Jokowi Gagal Lindungi Buruh

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2016 | 11:53 WIB
Said Iqbal Tuding Jokowi Gagal Lindungi Buruh
Said Iqbal dalam Seminar Nasional

Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menilai, pemerintahan Joko Widodo telah gagal meningkatkan dan melindungi kesejahteraan buruh. Hal tersebut lantaran, pemerintah sedang gencar meningkatkan investasi di dalam negeri tetapi dibarengi dengan masuknya tenaga kerja asing.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, pada dasarnya buruh tidak mempermasalahkan maraknya investasi yang masuk ke Indonesia. Namun, yang menjadi masalah adalah pemerintah tidak bisa mengerem masuknya tenaga kerja asing.

"Investasi, kami dukung kok investasi karena itu untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Tapi kalau nggak di rem, lapangan kerja untuk rakyat Indonesia itu di mana? Ini yang harus dipikirkan oleh pemerintah," kata Iqbal dalam Seminar Nasional "Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing" di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2016).

Ia mencontohkan salah satu bukti yang menyatakan bahwa banyaknya tenaga kerja asing masuk ke Indonesia itu berada di Bali, Buleleng, dan Tanjung Priok. Diamana di Tanjung Priok hampir 30 persen perusahaan Penanam Modal Asing (PMA) yang ada di sana memperkerjakan tenaga kerja asing.

"Kami KSPI sudah menemui mereka-mereka ini tenaga kerja asing. Kita kan sedang genjot pariwisata, mereka datang tapi nggak balik lagi. Jadi nggak heran kalau mereka stay di sini," tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Said, pemerintah harus menghentikan masuknya ratusan ribu pekerja asing khususnya dari Cina ke Indonesia. Kemudian membatalkan pasal perjanjian investasi yang memasukan butir membolehkan pekerja asing operator bekerja di proyek investasi tersebut.

"Seperti yang sudah terjadi di Papua, Pandeglang Banten dan Batam Bila tetap menjalankan kebijakan ini berarti sama saja memiskinkan buruh dan rakyat," kata Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Terjadi Bila Lapangan Kerja Diserahkan ke Buruh Cina

Ini yang Terjadi Bila Lapangan Kerja Diserahkan ke Buruh Cina

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 07:00 WIB

Isu Banjir Buruh Cina, Pemerintah Diminta Memihak Buruh Indonesia

Isu Banjir Buruh Cina, Pemerintah Diminta Memihak Buruh Indonesia

DPR | Senin, 18 Juli 2016 | 10:05 WIB

Benarkah Pemerintah Jokowi Anak Emaskan Cina?

Benarkah Pemerintah Jokowi Anak Emaskan Cina?

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 07:00 WIB

Upah Buruh Selama Ramadan 2016 Naik 0,21 Persen

Upah Buruh Selama Ramadan 2016 Naik 0,21 Persen

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 13:29 WIB

Buruh Protes Tak Dapat Pengampunan Pajak Seperti Pengusaha

Buruh Protes Tak Dapat Pengampunan Pajak Seperti Pengusaha

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:04 WIB

Aksi Buruh Berlanjut di Tengah Gelaran Piala Eropa

Aksi Buruh Berlanjut di Tengah Gelaran Piala Eropa

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 08:25 WIB

Mau Ahok Jadi Tersangka, KSPI Ancam KPK Kerahkan Banyak Massa

Mau Ahok Jadi Tersangka, KSPI Ancam KPK Kerahkan Banyak Massa

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 19:23 WIB

Petani Sawit Dinilai Masih Sulit Akses Pembiayaan Perbankan

Petani Sawit Dinilai Masih Sulit Akses Pembiayaan Perbankan

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 06:59 WIB

Buruh Perempuan Sukabumi Diduga Dibunuh, Cuma Pakai Pakaian Dalam

Buruh Perempuan Sukabumi Diduga Dibunuh, Cuma Pakai Pakaian Dalam

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 21:55 WIB

Begini Cara Sadis 3 Lelaki Membunuh Eno, Buruh Pabrik Plastik

Begini Cara Sadis 3 Lelaki Membunuh Eno, Buruh Pabrik Plastik

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 15:46 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB