Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 14:05 WIB
Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel
Ratusan warga Brussels, Belgia, menggelar demonstrasi menolak kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Senin (11/12/2017). [John Thys/AFP]

Suara.com - Ratusan warga Brussels, Belgia, menggelar demonstrasi menolak kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kedatangan Netanyahu ke Brussels, Senin (11/12/2017), untuk bertemu dengan perwakilan Uni Eropa (UE) dan menteri luar negeri negara-negara anggota UE.

Para demonstran berkumpul di Schuman Square, sembari membawa poster dan spanduk bertuliskan, “Jadikan Israel negara bagian AS, bukan Eropa” dan “Kami tak menerima penjahat perang Israel”.

LSM yang berafiliasi dengan Palestina mengadakan demonstrasi. Mereka membawa bendera Palestina, sembari memprotes kunjungan Netanyahu ke Brussels dan keputusan pemerintah AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Setelah konferensi pers bersama Perwakilan Tinggi Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Uni Eropa Federica Mogherini, Netanyahu mengikuti acara sarapan bersama menteri luar negeri dari negara-negara anggota UE.

Netanyahu juga direncanakan akan bertemu dengan Komisaris UE Jean-Claude Juncker. Namun pertemuan tersebut dibatalkan.

Petugas pelepas bendera Israel di Komisi Uni Eropa (untuk pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya antara Netanyahu-Juncker) tidak memberikan penjelasan mengenai pembatalan pertemuan tersebut.

Pada hari yang sama, juru bicara Netanyahu, Ofir Gendelman, berharap negara-negara lain akan mengikuti tindakan negeri ‘Pakde Sam’ mengakui kota suci ini sebagai ibu kota Israel.

“Kami opstimistis negara-negara lain akan mengikuti contoh AS,” ujar Ofir.

Dia menambahkan, banyak negara juga akan memindahkan kantor kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem ketika Washington memindahkan pusat misi diplomasi mereka ke kota tersebut.

“Beberapa negara mungkin malah memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem sebelum AS,” lanjut juru bicara tersebut. “Israel menyerukan kepada negara lain untuk mengikuti langkah AS.”

Juru bicara Israel ini juga mengungkap, mereka sedang mengontak beberapa negara untuk mengikuti AS mengakui Yerusalem, meski dia menolak untuk menyebut nama-nama negara tersebut.

Pada Rabu (6/12) pekan lalu, Presiden Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan memulai persiapan untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Deklarasi itu membalikkan kebijakan AS yang selama berpuluh tahun berusaha netral soal kota suci tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tahan Tersangka Serangan Teroris New York

Polisi Tahan Tersangka Serangan Teroris New York

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 13:01 WIB

Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban

Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 03:52 WIB

Indonesia Galang Kekuatan Bela Palestina di Pertemuan KTT OKI

Indonesia Galang Kekuatan Bela Palestina di Pertemuan KTT OKI

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 04:12 WIB

Palestina: Sikap Indonesia Berani Menolak Keputusan Donald Trump

Palestina: Sikap Indonesia Berani Menolak Keputusan Donald Trump

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 01:15 WIB

Temui Presiden Prancis, PM Israel Malah Dapat 'Pernyataan Pedas'

Temui Presiden Prancis, PM Israel Malah Dapat 'Pernyataan Pedas'

News | Senin, 11 Desember 2017 | 16:13 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB