Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 11 November 2018 | 20:53 WIB
Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berpidato dalam penutupan Pembekalan Caleg PD di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018). [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengakui menahan emosi selama 10 tahun,atas tudingan keterlibatan dirinya bersama Demokrat dalam kasus Bank Century.

Hal tersebut diungkapkan SBY kala berpidator menutup acara pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (11/11/2018).

"Saya menahan emosi. Hampir 10 tahun ini saya pribadi, keluarga, dan Partai Demokrat terus dituduh, dicurigai, difitnah seolah ada kejahatan kami lakukan, menerima dana Bank Century," ucap SBY, menegaskan.

SBY mengatakan, perasaan emosi itu kini sirna setelah investigasi yang dilakukan Sekjen Demokrat atas pemberitaan fitnah media asing Asia Sentinel, berbuah hasil.

Ia menuturkan, hasil investigasi membuktikan semua tuduhan keterlibatan dirinya dan Demokrat dengan kasus Century adalah fitnah.

Dia menegaskan akan mempertanggungjawabkan ucapannya tersebut di dunia dan akhirat.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan melaporkan kepada jajaran petinggi dan kader Demokrat serta awak media, terkait hasil investigasi yang dilakukan dirinya bersama tim internal partai terhadap pemberitaan media Asia Sentinel.

Dalam pemberitaannya Asia Sentinel mengaitkan kasus Century dengan SBY dan Demokrat.

Guna menyelesaikan fitnah yang terus mendera dirinya beserta keluarga dan Partai Demokrat, SBY mengutus Hinca melakukan investigasi ke tiga negara yakni Hong Kong sebagai tempat Asia Sentinel berasal, serta negara-negara di mana kasus gugatan perdata Century disidangkan.

Hinca menyampaikan gugatan sengketa perdata terkait Century yang menjadi dasar pemberitaan Asia Sentinel sama sekali tidak menyebutkan nama SBY dan Partai Demokrat.

"Sehingga pemberitaan Asia Sentinel merupakan fitnah," tegas Hinca.

Terlebih, kata dia, kasus Century di Tanah Air juga sudah selesai. Asia Sentinel sendiri telah meminta maaf kepada SBY, keluarga besar Demokrat serta rakyat Indonesia dan mencabut pemberitaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar

SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar

News | Minggu, 11 November 2018 | 19:15 WIB

Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani

Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani

News | Minggu, 11 November 2018 | 16:30 WIB

SBY Disebut Gelisah Takut Demokrat Tak Punya Suara di Pemilu 2019

SBY Disebut Gelisah Takut Demokrat Tak Punya Suara di Pemilu 2019

News | Minggu, 11 November 2018 | 10:46 WIB

Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu, SBY Minta Penjelasan

Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu, SBY Minta Penjelasan

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 05:40 WIB

Terkini

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB